Sementara itu, meski para ilmuwan belum menemukan bukti kuat tentang asal mula virus tersebut, politikus AS berpendapat bahwa virus corona adalah murni "Made in China".
Sebelumnya, seorang diplomat China Zhao Lijian pernah melempar pernyataan bahwa ia mencurigai seorang tentara perwakilan AS yang mengikuti pertandingan militer dunia telah membawa virus corona baru ke Wuhan.
Zhao mendesak agar AS segera mengungkap informasi dan menerapkan transparansi pada kasus virus corona ini.
Amerika membantah
Semua klaim tersebut lantas dibantah AS melalui Kementerian Luar Negeri mereka.
"China berusaha untuk menangkis kritik karena perannya dalam memulai pandemi global dan tidak memberi tahu dunia. Menyebarkan teori konspirasi itu berbahaya dan konyol," kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS kepada ABC News.
Amerika memanggil Duta Besar China ke Departemen Luar Negeri pada Jumat (20/3/2020).
"Kami ingin memberi tahu pemerintah bahwa kami tidak akan mentolerirnya demi kebaikan rakyat China dan dunia," lanjut pejabat tersebut.
Sementara itu, wakil presiden senior untuk Asia di Pusat Kajian Strategis dan Internasional, Michael Green mengatakan, kabar tentara AS yang menjadi pasien nol virus corona semata adalah propaganda China.
Baca Juga: Ibunda Jokowi Dimakamkan, Para Pelayat Cuma Bisa Pantau dari Jauh
"Ada kampanye propaganda di media sosial China untuk menyalahkan Barat, menyalahkan CIA, dan ada garis propaganda yang sangat disengaja dibuat oleh pemerintah China. Ini untuk menunjukkan bahwa China lebih unggul dari Barat," kata Green.
Kekinian, pemerintahan Trump telah meningkatkan tensi hubungan diplomasi publiknya untuk mengungkap asal usul pasien nol tersebut.
Victor Shih, Associate Professor di University of California mengatakan kepada New York Times, teori China tersebut kemungkinan besar merupakan upaya untuk mengalihkan dan menangkis kesalahan.
Kemungkinan terburuknya adalah, Shih menambahkan, sejumlah pejabat membuat ide dan teori ini untuk membuat para pemimpin dunia mempercayainya.
"Kalau para pemimpin benar-benar percaya pada kesalahan pemerintah AS, itu mungkin secara dramatis bisa memperburuk hubungan bilateral," kata Shih.
Catatan redaksi: artikel ini sekaligus menggantikan artikel sebelumnya berjudul "Pasien 0 Alias Manusia Pertama Positif Corona Ditemukan, Diduga Tentara AS", yang terbit hari Rabu 26 Maret 2020 di Suara.com. Kami mencabut artikel itu karena judulnya mengandung kesalahan kesimpulan atas pemberitaan. Dalam artikel terbaru, selain membuat ulang artikel sebelumnya, kami juga melakukan penambahan materi dari sumber lain. Demikian kami meminta maaf kepada publik atas kesalahan ini.
Berita Terkait
-
Berikan Alat Kesehatan ke Tenaga Medis, Prabowo: Kaulah Pahlawan Saat Ini
-
Pandemi Virus Corona Covid-19 Meluas ke Amerika Selatan hingga Eropa Timur
-
Jenderal Iran: Virus Corona adalah Senjata Biologi Buatan Amerika
-
Sebut Wuhan Masih Diisolasi, Pemerintah Belum Berencana Pulangkan Tiga WNI
-
Eks Intelijen TNI Sebut Virus Corona Bukan Senjata Biologis
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa
-
Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak
-
PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar
-
Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara
-
Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?
-
Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman
-
Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang