Suara.com - Pasien positif virus corona di Jakarta bertambah 41 orang, Selasa (31/3/2020). Tercatat ada 747 orang yang terinfeksi virus corona di Jakarta sampai sore ini.
Berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diterima Suara.com, Jakarta merupakan wilayah dengan kasus positif terbanyak. Disusul Jawa Barat dengan total kasus positif 198 atau ada penambahan kasus positif baru sebanyak 16 orang dari sehari sebelumnya.
Kemudian, wilayah dengan angka kasus positif Covid-19 terbanyak lainnya yakni Banten. Kekinian tercatat ada 142 kasus positif Covid-19 di Banten. Angka kasus positif Covid-19 itu bertambah 14 kasus dari sehari sebelumnya.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyamapaikan hingga kekinian sebanyak 7 provinsi dan 41 kabupeten/ kota di Indonesia telah menetapkan status siaga darurat wabah virus corona. Di sisi lain sebanyak 16 provinsi dan 86 kabupaten/ kota juga telah membentuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19.
"Sudah ada 7 provinsi dan 41 kabupaten/ kota yang telah menetapkan status siaga darurat bencana wabah Covid-19. Kemudian, 16 provinsi dan 86 kabupaten/ kota telah membentuk gugus tugas penanganan Covid-19," kata Yuri saat jumpa pers yang disiarkan langsung lewat akun YouTube BNPB, Selasa (31/3/2020) sore tadi.
Berkenaan dengan itu, Yuri mengemukakan beberapa daerah juga telah berinovasi dalam rangka melawan atau meminimalisir penyebaran wabah virus corona. Misalanya dengan mengawasi setiap mobilitas penduduk yang berada di wilayah masing-masing.
"Oleh karena itu tetap kita akan konsekuen dan bersungguh-sungguh untuk memutus penularan ini. Mari kita bersama-sama dan kita mampu melakukan ini. Karena inilah kunci yang menjadi dasar pengendalian dan penghentian Covid-19," katanya.
Untuk diketahui, angka kasus positif virus corona di Indonesia kian bertambah sebanyak 114 orang. Hingga Selasa (31/3/2020) sore ini tercatat sebanyak 1.528 orang dinyatakan positif Covid-19.
Disisi lain jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh juga bertambah sebanyak 6 menjadi total 81 orang. Meski, angka kematian akibat virus corona juga bertambah 14 dengan total keseluruhan berjumlah 136 orang.
Baca Juga: Positif Corona RI Melonjak 1.528 Pasien, Angka Kematian Tembus 136 Orang
Berita Terkait
-
Jokowi Siapkan Dana Rp 25 T untuk Kebutuhan Pokok Selama Corona
-
Pasca Serangan Corona, Industri Otomotif China Perlahan Bangkit
-
Jubir Covid-19: Kalau Sayang Keluarga, Tunda Dulu Pulang Kampung
-
Bijak Mengakses Informasi di Masa Krisis COVID-19
-
Cerita Dokter Wisma Atlet: Masuk Zona Merah, Kami Sudah Anggap Diri ODP
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar