News / Internasional
Sabtu, 04 April 2020 | 10:33 WIB
Ilustrasi asangan menikah. [shutterstock]

"Tapi aku benar-benar bangga padanya," tambahnya.

Kedua dokter itu mengobrol beberapa kali sehari melalui Facetime. Ketika ditanya tentang satu sama lain, Shereen mengatakan Chaudhry adalah orang yang humoris.

Chaudhry dan Shereen mulai berkencan setelah sama-sama menjadi sukarelawan di Guatemala.

“Ketika kami bertemu, kami berbicara dan klik ”katanya.

"Kami harus melepaskan pesta pernikahan besar kami, tetapi jauh lebih penting aku menikahi wanita yang kucintai," tutup Chaudhry pada Reuters.

Load More