Suara.com - Maura Lewinger, wanita asal New York, Amerika Serikat harus menerima pil pahit kehilangan suaminya akibat virus corona. Ia hanya bisa menyaksikan detik-detik sang suami meninggal melalui aplikasi FaceTime.
Dialihbahasakan dari CNN, Minggu (5/4/2020), ia tak bisa mendampingi suaminya di detik-detik terakhir kehidupannya. Sang suami, Joe berusia 42 tahun mengalami komplikasi akibat corona dan dirawat di rumah sakit.
Sesaat sebelum suaminya meninggal, Maura melakukan percakapan virtual dengan sang suami, ia berusaha untuk menenangkannya dan tidak membiarkannya merasa kesepian. Saat itu dokter mengatakan bahwa pernapasan sang suami mulai memburuk.
"Aku melihatnya dan memohon kepadanya untuk tidak meninggalkan kami dan bilang kepadanya kami sangat membutuhkan dia," kata Lewinger.
Tim dokter mulai melakukan tindakan medis untuk menyelamatkan nyawa Joe. Selama proses tersebut, Lewinger hanya bisa menyaksikannya secara virtual.
Ia memutarkan lagu pernikahannya untuk memberikan semangat kepada sang suami. Melihat kondisi suaminya memburuk, Maura khawatir sang suami tak lagi memiliki banyak waktu sehingga ia meminta agar bisa berbicara dengan suaminya.
"Aku berterima kasik kepadanya karena telah menjadi suami yang hebat, membuatku bahagia dan dicintai setiap harinya," ungkap Maura.
Setelah mengucapkan kata-kata itu, dokter mengatakan bahwa detak jantung Joe telah tiada.
Joe bekerja di sebuah sekolah menengah Katolik di Long Islan, New York. Ia mengalami gejala demam disertai sesak napas pada Maret.
Baca Juga: Tewas Kecelakaan Naik Nissan GT-R, Wajagung Arminsyah Hobi Mobil
Kepergian Joe menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Ia meninggalkan seorang istri dan tiga anaknya.
Berita Terkait
-
Pabrik Lockdown, Antrean Panjang Pemudik Pulang Kampung Terjadi di Merak
-
Karena Corona TKI di Malaysia Kelaparan, Makan Daun dengan 2 Anaknya
-
Kapten Persib Supardi Nasir Ambil Hikmah di Tengah Wabah Virus Corona
-
Wakil Wali Kota Bandung Ingat Kematian saat Divonis Positif Virus Corona
-
5 Teratas Sepekan: Arti Mimpi Melihat Orang Meninggal, Nasib Bir Corona
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
HOAKS! Donald Trump Provokasi Masyarakat Indonesia yang Sunni agar Tak Dukung Iran
-
DPRD DKI Kritik Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta yang Masih Berlarut-Larut
-
Jalankan Instruksi Prabowo, Kemnaker Siap Perluas Program Magang ke Luar Negeri
-
Siasat Ngirit KSAU: Pesawat Tempur Latihan Sambil Patroli, Hemat BBM Tanpa Kurangi Pengawasan
-
Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?
-
Kemnaker Usul Tambah Kuota Program Magang 2026 hingga 150 Ribu Orang
-
Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran
-
Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi
-
AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten