Suara.com - Satu keluarga di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat terjangkit pandemi virus corona atau Covid-19.
Warga sekitar pun menerapkan pembatasan aktivitas guna mencegah penyebaran virus.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto membenarkan kabar tersebut. Satu orang anggota keluarga tersebut tengah dirawat di RSD Wisma Atlet Kemayoran.
Sedangkan, dua orang anak yang berstatus positif Covid-19 kekinian tengah menjalani masa isolasi mandiri di rumah
"Ibunya dirawat di Wisma Atlet. Anak-anaknya yang dua positif. Saat ini isolasi di rumah dan diawasi petugas Puskesmas," kata Heru saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2020).
Heru mengatakan, pengurus warga sekitar pun kini menerapkan pembatasan aktivitas bagi warganya. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
Lebih lanjut, Heru juga menampik jika pembatasan aktivitas warga tersebut disebut sebagai penutup akses jalan.
"Bukan penutupan, tapi pembatasan aktivitas warga. Artinya warga tetap masih bisa keluar-masuk. Namum, untuk anak-anak atau orang yang tidak ada keperluan penting, seperti hanya nongkrong-nongkrong saja, maka perangkat RW akan melarang untuk keluar masuk," jelas Heru.
Baca Juga: Positif Corona RI Tembus 2.491 Kasus, Total Meninggal Capai 209 Orang
Berita Terkait
-
Meski Sudah Lockdown, India Catat 100 Kematian karena Corona Covid-19
-
Narapidana di Turki Produksi 1,5 Juta Masker Tiap Bulan Lawan Corona
-
Hotel Bersejarah Saat PDRI di Bukittinggi Berhenti Beroperasi karena Corona
-
Sri Mulyani Ungkap Data BIN, 95.000 Orang Diprediksi Terpapar Corona
-
Seksolog Dr Naek L Tobing Meninggal Dunia Positif Virus Corona Covid-19
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
-
Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua
-
Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan
-
3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada
-
Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi
-
Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri