Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengajak orang-orang mampu untuk menyumbang beras kepada masyarakat yang ekonominya terdampak virus corona (Covid-19).
Ajakan tersebut terdapat dalam video yang diunggah ke akun Instagram, @hotmanparisofficial, pada Selasa (7/4/2020). Hotman menyebutnya dengan program 10 kilogram (kg) beras.
Dalam sebuah video, Hotman terlihat menggendong sekantong beras. Pengacara ini memakai masker, kaus putih dan celana pendek yang robek dan compang-camping.
"Program 10 kilogram beras untuk rakyat yang kurang baik ekonominya, yang menderita karena corona," ucap Hotman di video itu.
Ia menjelaskan, "Di Jabodetabek ada 10 juta penduduk, diperkirakan 2 juta penduduk mampu. Kalau 2 juta penduduk nyumbang 10 kg beras maka akan terkumpul 20 juta kg."
Menurut Hotman, harga 5 kg beras itu sama dengan sekali pembelian di kedai kopi Starbuck. Sehingga bagi orang yang mampu itu dianggap biasa.
"Sekali anda ke Starbucks sama dengan Anda belanja Rp 50 ribu. Sama dengan 5 kg beras. Lima kilogram beras cukup untuk makan satu minggu keluarga. Ayo masri kita mendukung," ajak Hotman.
"Celana saya pun sudah compang-camping karena ancaman corona. Salam Hotman Paris," pungkasnya.
Pengacara kondang ini juga telah menyumbang sejumlah barang kebutuhan pokok seperti beras dan mie instan.
Baca Juga: 194 Orang di Banten Terinfeksi Virus Corona, 18 Meninggal
Tidak hanya mengajak orang-orang yang mampu untuk ikut menyumbang beras. Hotman juga menyindir anggota DPR untuk ikut program 10 kg beras tersebut.
Dalam video yang lain Hotman Paris berkata, "Halo, 600 lebih anggota DPR yang terhormat. Buktikan dulu, kali ini saja".
"Kalau setiap anggota DPR menyumbangkan seluruh gajinya untuk membeli beras, bayangin berapa juga kg beras yang bisa dinikmati oleh orang-orang yang kurang bernasib atau yang kurang mampu," imbuhnya.
Hotman mengingatkan kepada para anggota DPR bahwa harta itu tidak dibawa mati. Ia meminta anggota DPR untuk menyumbangkan gajinya.
"Tolong semua gaji Anda, khususnya satu bulan saja disumbangkan yang seluruhnya dipakai untuk membeli beras. Maka akan jutaan penduduk Indonesia selamat," kata Hotman.
Video-video itu memperoleh banyak respon dari warganet. Hanya dalam waktu 5 jam sejak diunggah, video Hotman telah disaksikan lebih dari 300.000 kali.
Berita Terkait
-
194 Orang di Banten Terinfeksi Virus Corona, 18 Meninggal
-
Terdampak Covid-19, Koperasi Bali Kencana telah Susun Beberapa Kebijakan
-
Update Corona Jawa Barat, Pasien COVID-19 Tembus 343 Orang
-
Menkominfo Jamin Kerahasiaan Data Rapat Virtual Pejabat Negara Lewat Zoom
-
Dilarang karena Corona! Mudik Boncengan Naik Motor Bakal Dicegat Polisi
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura
-
Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen
-
Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi
-
Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi
-
Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan