"Ketiga orang ini positif setelah diperiksa dengan rapid test. Positif menurut rapid test, belum tentu positif menurut metode PCR. Untuk nanti membuktikan positif betul maka dengan metode PCR," ungkap Marius.
Penumpang kapal yang mendapatkan informasi tersebut langsung panik. Sehingga ada beberapa penumpang ini nekat terjun ke laut.
Ditambah lagi informasi bahwa, adanya rencana Pemerintah Kabupaten Sikka untuk memulangkan kembali para penumpang ke Makassar sebagaimana tertuang dalam surat yang beredar secara luas di media sosial.
Beruntung aksi nekat tersebut bisa diselamatkan oleh beberapa kru kapal yang membuang pelampung tersebut.
Larangan Bersandar
Larangan KM. Lambelu bersandar di Pelabuhan Lorens Say Maumere berdasarkan surat dari Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.
Dikutip dari situs Direktorat Jendral Perhubungan Laut, Rabu (8/4/2020), Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Maumere, Yoseph Bere menjelaskan bahwa pelarangan bersandar di pelabuhan itu disampaikan pemerintah Kabupaten Sikka melalui surat kepada PT Pelni yang ditandatangani Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.
Dalam surat tertanggal 7 April 2020 tersebut, Pemerintah Kabupaten Sikka, meminta kapal KM Lambelu tak melakukan aktivitas sandar di pelabuhan untuk menurunkan penumpang demi menjaga kemungkinan penyebaran Covid-19 kepada warga lain di daerah itu.
"Dasar pertimbangan yang diambil karena daerah itu masih sangat memiliki keterbatasan peralatan medis, sarana dan sumber daya dokter," jelas Yoseph.
Baca Juga: Kartu Prakerja Dirilis Besok, Isi Saldonya Rp 3.550.000
Setelah seharian lego jangkar di perairan Laut Flores, KM Lambelu yang berlayar dari Tarakan Kalimantan Timur menuju, Kabupaten Sikka, NTT akhirnya diizinkan sandar di Pelabuhan Lorens Say, sekitar pukul 21.34 Wita.
Kapal dapat sandar, tetapi penumpang belum boleh turun sebelum dilakukan pemeriksaan.
Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus mengatakan, langkah pemeriksaan kapal itu sesuai dengan protokoler kesehatan yang sesuai dengan WHO.
"Sementara tim medis kita melakukan pemeriksaan di atas kapal. Seluruh penumpang dan ABK diperiksa oleh tim medis kita. Pemeriksaan masih berlangsung," ungkapnya.
Petrus Herlemus menyampaikan, pemeriksaan dilakukan ini sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.
"Bagi penumpang yang sudah di periksa oleh tim medis kita akan dikarantina secara terpusat. Penumpang tidak diizinkan pulang ke rumahnya masing-masing. Mereka akan kita karantina terpusat selama 14 hari," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
Bupati Morut Meninggal karena Corona, Sejumlah Wartawan Isolasi Diri
-
Viral, Warganet Bantu Badut Mall yang Murung karena Sepi Pengunjung
-
APD Minim, UGM Produksi Face Shield bagi Tenaga Medis Tangani Pasien Corona
-
PSBB Jakarta, Refly Harun: Konon Datanya Belum Lengkap
-
CEK FAKTA: Benarkah Rapid Test untuk Ustaz, Disuntik Corona Sampai Mati?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus