Suara.com - Para pengemudi ojek online memunyai cerita selama pandemi Covid-19 terjadi di Tanah Air. Selain sepi orderan, ada kisah lain yang dialami para pengemudi ojek online saat membawa penumpang.
Nano misalnya, pengemudi ojek online yang biasa mangkal di Basecamp Payung Ijo Pademangan harus menahan bersin saat membawa penumpang. Hal itu lakukan agar penumpang yang dia bawa tidak berpikir yang aneh-aneh.
"Tadi pagi ane bawa penumpang, ingin bersin saja, saya tahan-tahan, lho," kata Nano saat dijumpai di Basecamp Payung Ijo, Pademangan, Kamis (9/4/2020).
Nano takut jika penumpang yang dia bawa akan berkomentar atau bahkan melayangkan komplain. Untuk itu, dia harus menahan bersin sampai sang penumpang turun dari kuda besinya.
"Takut dikomentari atau komplain. Ane bawa motor nih, woah, ane tahan-tahan. Yang ditakuti penumpang kasih komentar jelek," kata dia.
Meski demikian, Nano menegaskan jika dirinya tetap sehat. Bahkan, saat mengantar penumpang dia tetap mengenakan masker dan sarung tangan.
Covid-19, bagi Nano adalah ketakutan. Dia khawatir mendapat rating buruk dari penumpang yang dia bawa.
"Nanti dikasih bintang jelek. Gara-gara Corona nih, sialan dah," tutupnya.
Baca Juga: Ragam Aksi Solidaritas Pemain Liga 1, Bantu Tenaga Medis Hingga Ojol
Berita Terkait
-
Kisah Pasien Corona yang Sembuh, Dibully Bapak Kos Sebelum Pulang Kampung
-
Ketua DPRD Tak Dikabari Anies soal Dana Corona Rp 3 T: Gimana Mau Disetujui
-
Dokter Contohkan Teknik Pernapasan untuk Ringankan Gejala Corona Covid-19
-
Memperkuat Sistem Imun selama Pandemi Corona Bisa Dimulai dari Meja Makan
-
Anies Dikecam Larang Ojol Bawa Penumpang saat Jakarta PSBB Corona
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?