Suara.com - Sebanyak empat unit kamar tahanan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, hingga Minggu (12/4/2020) malam rusak setelah bagian atapnya diterjang angin puting beliung.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun sejumlah warga binaan yang selama ini menempati ruangan tersebut terpaksa dipindahkan ke ruangan yang lain karena ruangan tersebut tidak bisa ditempati sementara waktu.
Informasi yang dihimpun hingga Minggu jelang tengah malam, sebanyak tiga unit rumah pegawai Lapas Meulaboh juga ikut rusak akibat diterpa angin puting beliung setelah kawasan ini dilanda angin disertai hujan lebat sejak sore hari.
“Sebanyak 16 orang warga binaan terpaksa kami tempatkan bersama warga binaan lainnya untuk sementara waktu sambil menunggu masa perbaikan,” kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Meulaboh, Aceh Barat, Sugiyanto.
Menurutnya, dalam musibah tersebut sebanyak empat kamar tahanan tidak bisa ditempati karena bagian atapnya rusak diterbangkan angin puting beliung.
Bahkan, sebanyak tiga unit rumah pegawai Lapas Meulaboh juga rusak karena bagian atapnya rusak terkena terpaan angin kencang.
Sugiyanto mengakui pihaknya segera melaporkan musibah tersebut ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Aceh, sehingga diharapkan kerusakan tersebut segera dapat teratasi.
“Kami bersyukur tidak ada warga binaan yang menjadi korban dalam musibah ini, semuanya masih aman,” kata Sugiyanto menambahkan.
Sumber: Antara
Baca Juga: 41 Napi Ditangkap karena Lapas Tuminting Rusuh, 18 di Antaranya Provokator
Berita Terkait
-
Sepi Penumpang, Wings Air Hentikan Semua Penerbangan ke Meulaboh Aceh
-
Video Detik-detik Angin Puting Beliung Hancurkan SPBU di Ambarawa
-
Bikin Heboh, Dua WN Iran Mengamuk di RSUD Meulaboh Minta Disuntik Morfin
-
Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Nambangan Perak Surabaya
-
Wisata Umbul Ponggok Tutup Sementara Usai Diterjang Angin Puting Beliung
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
"Oleh-oleh" Prabowo Usai Keliling Dunia: Bawa Pulang Tarif 0% dari Trump hingga Teknologi Chip AI
-
1.000 Buruh Jabodetabek Geruduk DPR, Tuntut 5 Hal Ini!
-
150 Personel Dikerahkan! Ini Lokasi 10 Titik Rawan Gangguan Selama Ramadhan di Jakarta Selatan
-
Solusi Polemik Lapangan Padel di Jakarta: Relokasi ke Mal dan Kawasan Perkantoran
-
Wamensos Minta Gugus Tugas Mitigasi Transisi Sekolah Rakyat Permanen
-
Zainal Arifin Mochtar Ingin Belajar HAM, Natalius Pigai Siap "Ajari" Secara Live di TV
-
Pelarian Berakhir! Bandar Sabu Penyuplai Eks Kapolres Bima Diringkus Saat Hendak Kabur ke Malaysia
-
Mahasiswa UI Bakal Demo Mabes Polri, Tuntut Bripda Mesias Dihukum Berat hingga Copot Kapolri
-
Dimulai dari Pulomas, Lapangan Padel Bodong di Jakarta Mulai Disegel
-
Pengamat: Sudah Seharusnya Pemprov DKI Tak Beri Izin Lapangan Padel di Pemukiman Sempit