Suara.com - Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring menyerukan akan memboikot semua produk India. Hal tersebut ia sampaikan menanggapi isu keagamaan Islamofobia di India yang semakin meningkat dipicu oleh pandemi corona atau covid-19.
Ujaran Tifatul Sembiring akan memboikot semua produk India ini ia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya, @tifsembiring.
Dalam cuitan tersebut, Tifatul Sembiring membagikan berita terkait krisis kebencian terhadap muslim India di tengah wabah corona.
"Boikot semua produk India. Pokoknya 'NEHI' India," tulis Tifatul Sembiring, seperti dikutip dari Twitter @tifsembiring, Rabu (22/4/2020).
Cuitan Tifatul Sembiring yang mengatakan akan memboikot semua produk India ini pun mendapat banyak respons dari pengguna Twitter yang lain.
Ada yang sepakat dengan Tifatul Sembiring.
"Setuju, boikot (produk--red) India," tulis warganet.
"Setuju, list dong apa saja barang-barang India," tulis warganet yang lain.
Namun ada pula yang tidak sependapat dengan Tifatul Sembiring terkait pemboikotan produk India.
Baca Juga: Jeritan Pekerja Migran India Saat Covid-19, Tak Bisa Pulang dan Kelaparan
"Senang sekali ngasih statement Boikot, tapi nggak ngasih solusi," tulis @Budiman******.
Sebelumnya, pada 7 Maret silam, Tifatul Sembiring juga sempat menyerukan hal yang sama. Alasannya juga karena ia geram dengan aksi kekerasan terhadap umat Islam di New Delhi.
"Boikot produk India, kejam terhadap umat Islam," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Rabu (11/3/2020).
Sementara dalam cuitan selanjutnya, Tifatul Sembiring membagikan poster film Kuch Kuch Hota Hai yang dibubuhi tulisan 'boycot'. Ia pun kembali menyerukan untuk memboikot produk India dalam narasi unggahan tersebut.
"Boycott India product...," cuitnya.
Kala itu, cuitan Tifatul Sembiring ini mendapat komentar dari Ferdinand Hutahaean.
Berita Terkait
-
Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih
-
Meski Diprotes, Truk dan Pikap India Disalurkan Bertahap ke Kopdes Merah Putih
-
Pikap India Sudah Terlanjur Diimpor, Tetap Disalurkan ke Kopdes Merah Putih
-
Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun
-
Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!