Suara.com - Jumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) Bethel Indonesia yang terjangkit virus corona atau Covid-19 bertambah 26 orang. Penambahan jumlah pasien ini diketahui setelah dilakukan swab test pemeriksaan corona.
Hal ini diungkap oleh Kepala Suku Dinas Kesehatan (Kasudinkes) Jakarta Pusat, Erizon Safari. Ia mengatakan swab test terhadap mahasiswa dilakukan kemarin malam.
"Baru semalam sekitar 20-an. 26 orang (positif corona) tadi malam," ujar Erizon saat dihubungi, Kamis (23/4/2020).
Setelah diketahui positif, 26 mahasiswa itu langsung dipindahkan ke Rumah Sakit darurat Wisma Atlet. Mereka menjalani karantina dan pengobatan di tempat itu.
"Iya benar dipindahkan ke wisma atlet," katanya.
Swab test dilakukan terhadap 98 mahasiswa yang diisolasi setelah 26 orang lainnya dinyatakan positif. Sementara itu, ia menyatakan masih ada empat orang lagi yang menunggu hasil tes keluar.
"Mahasiswa tinggal 4 lagi yang belum keluar, jadi seandainya nanti yang itu sudah keluar," imbuh dia.
Diberitakan sebelumnya, Kelurahan Petamburan, Jakarta Utara mendadak menjadi daerah dengan pasien positif corona terbanyak di Jakarta. Alasannya, 36 orang penghuni asrama Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia yang terjangkit virus dari China ini.
Kepala Asrama Seminari Bethel Tony Watimena mengatakan kejadian bermula ketika saat itu STT sedang diliburkan. Karena itu banyak mahasiswa yang pulang ke rumahnya masing-masing atau berkegiatan di luar sejak tiga bulan lalu.
Baca Juga: 27 Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Bethel Jakarta Positif Corona
Namun Tony mengatakan tiba-tiba pihaknya mendapatkan kabar salah satu penghuni dinyatakan positif corona.
"Kan anak-anak ini dari berbagai daerah dan sebelum ada PSBB kan mereka keluar, kemana-kemana dan kita enggak tahu," ujar Tony saat dihubungi, Jumat (17/4/2020).
Sementara itu, ada 98 mahasiswa dinyatakan negatif dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) disarankan jalani isolasi mandiri di Asrama Mahasiswa STT Bethel. 36 yang dinyatakan positif Covid langsung dibawa ke RSD Wisma Atlet.
Berita Terkait
-
27 Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Bethel Jakarta Positif Corona
-
Jumlah Penghuni Asrama STT Bethel Positif Corona Bertambah 68 Orang
-
Diisolasi di Kampus, Mayoritas Mahasiswa STT Bethel Petamburan OTG Corona
-
Diisolasi di Asrama Karena Covid-19, 98 Mahasiswa STT Bethel Terima Sembako
-
36 Temannya Positif Corona, 98 Mahasiswa Asrama STT Bethel Tunggu Swab
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi