Suara.com - Di Inggris, kebijakan lockdown masih belaku hingga dan masih belum dilonggarkan. Hal tersebut justru dimanfaatkan beberapa orang untuk melakukan hal-hal positif.
Contohnya satu ini, beberapa orang mengubah sebuah halte tempat pemberhentian bis menjadi galeri seni, seperti dilansir dari Reuters.
Halte bis tersebut tampak diubah menjadi sebuah galeri seni hasil karya anak-anak oleh orang di sekitarnya. Galeri tersebut berisi karya coretan anak-anak yang menunjukkan sikap positif ketika menghadapi lockdown.
Sarah Lamarr, seorang guru paruh waktu adalah yang pertama kali memulai membuat halte bus ini menjadi galeri. Sehari setelah lockdown ditetapkan Inggris dimulai, ia menyadari bahwa dia akan terjebak dalam waktu yang tidak terbatas hanya dengan halte bus sederhana.
"Saya hanya ingin melakukan sesuatu untuk mencerahkannya, jadi saya tidak perlu melihat halte bus abu-abu untuk waktu-waktu berikutnya," katanya kepada Reuters.
Lamarr juga mengajak kepada orang-orang untuk melakukan hal yang sama dengan apa yang sudah ia buat.
"Jika ada halte bus di sekitar Anda, saya akan mengajak semua orang untuk melakukan hal yang sama, karena itu sangat menyenangkan yang ada di sekitar Anda," ujar Sarah.
"Jika anda terjebak di lantai satu, dan dilantai dua tidak ada taman bermain anak-anak, cukup melihat keluar jendela." tambahnya.
Halte tersebut berisi gambar bunga disertai dengan pesan"Mari kita fokus pada hal positif", ada juga kostum Superman mengatakan "Terima Kasih Pahlawan".
Baca Juga: Pemerintah Tambah Kategori Industri Penerima Keringanan Pajak Imbas Corona
Beberapa penduduk setempat yang melihat karya seni di halte bus di London barat dekat Turnham Green, mengatakan telah meningkatkan suasana hati mereka menjadi lebih baik.
"Orang perlu melihat pesan-pesan ini dan itu menambah warna, kesenangan, dan kecerahan bagi sebagian orang yang menganggap hari-hari itu (lockdwon) berat," kata Vicky Leviten, seorang pengasuh anak dan penduduk setempat.
"Saya pikir itu bisa menggugah semangat, itu luar biasa." pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua