Suara.com - Dua warga negara asing (WNA) asal Ukraina bernama Tamara (53) dan Andrey (54) ditemukan meninggal dunia di apartemen yang terletak di Kelurahan Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali. Keduanya merupakan pasangan suami istri.
"Memang ada dua orang WNA Ukraina (suami istri) meninggal dunia di Kedonganan, dan sudah ditangani oleh Satgas COVID-19 tadi malam. Namun, untuk penyebab kematiannya, kita masih menunggu hasil dari RSUP Sanglah," kata Kasat Reskrim Polsek Kuta Iptu Bagus Nagara Baranacita, usai dikonfirmasi di Badung, Rabu (29/4/2020).
Ia menjelaskan terkait ada atau tidaknya unsur pidana masih belum bisa dipastikan, karena penanganan pertama terhadap kedua jenazah harus melalui pengecekan standar protokol COVID-19 terlebih dulu.
"Dari keterangan saksi di TKP memang dua WNA itu sakit, tapi riwayat berobatnya belum diketahui, nanti dari satgas yang akan memastikan. Kita baru mulai penyelidikan dan sementara dari kepolisian sudah memasang police line di TKP," kata Bara.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung, Ni Nyoman Ermy Setiari menjelaskan berdasarkan keterangan pegawai di apartemen tersebut, kedua WNA itu awalnya dalam kondisi sehat saat melakukan check in pada Rabu (22/4).
"Kata saksi bahwa selama tinggal di sana, korban sangat jarang beraktivitas di luar kamarnya, namun saksi sempat melihat salah satu korban yang laki-laki sedang ngobrol dengan tamu lainnya di depan kamar pada Minggu (26/4) pukul 20.00 WITA, sedangkan korban yang perempuan dilihat merokok di depan kamarnya pada Senin (27/4) pukul 19.30 WITA," katanya pula.
Ia mengatakan pada Selasa (28/4) sekitar pukul 18.20 WITA, tetangga korban mengetuk pintu kamar korban karena curiga sejak dari pagi kedua korban tidak terlihat keluar kamarnya.
"Ketika dicoba untuk dibuka oleh saksi dan tetangga korban, pintu tersebut tidak bisa terbuka karena terkunci dari dalam. Selanjutnya saksi mencari tukang kunci untuk membuka pintu kamar tersebut. Setelah terbuka, tetangga korban melihat kondisi korban, dan mengatakan kepada saksi bahwa kedua korban sudah meninggal dunia," ujar Ermy.
Saat ini, jenazah keduanya sudah dievakuasi ke RSUP Sanglah untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Antara)
Baca Juga: Update Corona Covid-19 Global 29 April WHO, Pandemi Masih Jauh dari Selesai
Berita Terkait
-
Disangka Sudah Meninggal, Pasien Covid-19 Ini Ternyata Masih Hidup
-
Beda dengan Pemerintah, Reuters: 2.200 Orang Meninggal Bergejala Corona
-
IRT Positif Corona di Karanganyar Meninggal, Dikubur Tengah Malam
-
Dokter Muda Corona di Surabaya Meninggal karena Pasien COVID-19 Tak Jujur
-
Suami Bekerja di RSD Wisma Atlet Meninggal, Tularkan Covid-19 ke Keluarga
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?
-
Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar
-
Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus
-
Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan
-
Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan
-
Jemaah Haji dari Tuban Ini Berbagi: Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah yang Tenang
-
Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan