Suara.com - Kim Jong-un telah muncul di depan umum untuk pertama kalinya dalam 20 hari, ungkap media pemerintah Korea Utara.
Kantor berita KCNA melaporkan pemimpin Korea Utara itu memotong pita saat acara pembukaan sebuah pabrik pupuk.
Dilaporkan bahwa sekelompok orang di pabrik itu "bersorak hore" ketika dia muncul pada hari Jumat (01/05).
Adanya laporan kemunculan pemimpin Korut ini - pertama kali sejak dia dikutip oleh media pemerintah pada 12 April lalu- beredar di tengah spekulasi yang beredar luas perihal kesehatannya.
Korea Utara: AS 'belum melihat' Kim Jong-un lagi, kata Menlu AS Kim Jong-un: Mengapa sampai muncul spekulasi pemimpin Korea Utara ini sakit keras? Kim Jong-un: Siapa calon kuat pengganti pemimpin Korea Utara, adik perempuan atau komandan bayangan?Laporan terbaru dari media Korea Utara ini tidak dapat dikonfirmasi secara independen.
Media pemerintah kemudian merilis foto yang dikatakan memperlihatkan Kim sedang memotong pita di pelataran luar sebuah pabrik.
Dimintai komentar tentang laporan kemunculan Kim, Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa dia belum mau berkomentar.
Menurut Korean Central News Agency (KCNA), Kim didampingi oleh sejumlah pejabat senior Korea Utara, termasuk saudara perempuannya, Kim Yo Jong.
Pemimpin Korea Utara itu memotong pita di sebuah acara di pabrik itu, di sebuah wilayah di utara Pyongyang, dan sekelompok orang yang menghadiri acara itu "bersorak-sorai 'hore!' bagi Pemimpin Tertinggi yang memimpin pawai rakyat mencapai tujuan besar kemakmuran", lapor KCNA.
Baca Juga: Belum Meninggal, Kim Jong Un Dikabarkan Tidak dapat Berdiri dan Berjalan!
Kim mengatakan dia merasa puas dengan sistem produksi pabrik, dan memujinya karena berkontribusi pada kemajuan industri kimia dan produksi pangan negara itu, demikian dikutip kantor berita negara tersebut.
Apa faktor yang memulai spekulasi perihal kesehatannya?Spekulasi tentang kesehatan Kim diawali setelah dia tidak terlihat dalam perayaan ulang tahun kelahiran kakeknya, pendiri negara, Kim Il Sung pada 15 April lalu.
Perayaan itu merupakan salah-satu acara terbesar dalam kalender resmi Korea Utara, dan Kim biasanya menandainya dengan mengunjungi makam kakeknya. Kim sebelumnya tidak pernah melewatkan acara ini.
Klaim tentang kesehatan Kim yang memburuk kemudian muncul dalam sebuah laporan di situs online yang dikelola para pembelot Korea Utara.
Sebuah sumber anonim mengatakan kepada Daily NK bahwa mereka mengetahui bahwa dia tengah berjuang dengan masalah kardiovaskular - penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah - sejak Agustus lalu, "tetapi memburuk setelah beberapa kali kunjungannya ke Gunung Paektu".
Inilah yang kemudian dilaporkan oleh media internasional yang diangkat dari kisah yang berdasarkan satu sumber.
Tag
Berita Terkait
-
Kim Jong Un Tiba-tiba Senggol Jepang: Negara yang Kalah Perang di Asia
-
Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem
-
Sosok Kim Ju Ae: Putri Kim Jong Un yang Digadang Jadi Presiden Perempuan Pertama Korut
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT