Suara.com - Belum Meninggal, Kim Jong Un Dikabarkan Tidak dapat Berdiri dan Berjalan!
Kondisi kesehatan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un hingga kini masih menjadi misteri. Bahkan, orang-orang mulai menduga pria 36 tahun tersebut sudah meninggal dunia.
Spekulasi ini berkembang sejak ada kabar sang presiden tidak hadir dalam perayaan ulang tahun pendiri Korea Utara, Kim Il Sung.
Menurut kabar, Kim Jong Un sedang dalam masa pemulihan dari operasi jantung yang dijalaninya sebelum tanggal 15 April.
Dugaan kematian dan operasi sempat dibantah, namun mantan diplomat Korea Utara Thae Yong-ho, mengatakan sang presiden tidak dapat berdiri sendiri atau berjalan dengan baik.
"Kim Jong Un bukan hanya pemimpin Korea Utara, tetapi ia adalah cucu Kim Il Sung.. bagi masyarakat Korea Utara itu benar-benar abnormal," tuturya, dilansir Express UK.
"Aku tidak aykin apakah dia benar-benar menjalani operasi atau apa pun, tetapi satu hal yang jelas... dia tidak bisa berdiri sendiri atau berjalan dengan benar," sambungnya.
Menurutnya, orang yang hanya bisa mengonfirmasi kondisi sang presiden hanya istri atau saudara perempuan Kim Jong Unm atau asisten dekatnya.
"Itu rumor di mana dia sekarang, (atau) apakah ia menjalani operasi, saya tidak berpikir itu benar-benar didasarkan pada fakta," lanjutnya.
Baca Juga: Menguak Sosok 'Anak' Kim Jong Un, Pesepak Bola yang Pernah Membela Juventus
Media Korea Utara belum melaporkan keberadaan Kim Jong Un sejak dia memimpin pertemuan pada 11 April. Hal ini memprovokasi speskulasi tentang kesehatannya dan meningkatkan kekhawatiran tentang kedidakstabilan di negara bersenjata nuklir itu.
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pun mengungkapkan dirinya sama sekali belum bertemu sang presiden, pada Rabu (29/4/2020).
"Kami belum melihatnya. Kami tidak memiliki informasi untuk dilaporkan hari ini, kami mengawasinya secara cermat. Ada risiko nyata bahwa akan ada kelaparan, kekurangan makanan, di dalam Korea Utara juga," katanya.
Pemerintah Korea Selatan dan Amerika Serikat mengatakan kemungkinan Kim Jong Un akan tinggal di resor pesisir Korea Utara, Wosan, untuk menghindari paparan virus corona baru.
Berita Terkait
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem
-
Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir
-
Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Korut Diam-diam Percepat Produksi Bom Nuklir
-
Sosok Kim Ju Ae: Putri Kim Jong Un yang Digadang Jadi Presiden Perempuan Pertama Korut
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia