Suara.com - Spanyol telah melonggarkan lockdown setelah perkembangan kasus kematian akibat virus corona yang menunjukkan grafik melandai.
Tempat potong rambut dan toko bunga, adalah dua sektor usaha yang diperbolehkan untuk dibuka kembali. Tidak butuh waktu lama, langsung diserbu pengunjung.
Melansir Reuters, tempat potong rambut, penjual besi dan toko bunga dibuka kembali namun tetap dengan pembatasan pada hari Senin (04/05). Spanyol berencana akan melakukan empat fase dalam proses pembukaan kembali yang sempat ditutup akibat lockdown hingga akhir Juni.
"Tiga hari pertama sudah penuh," ujar Alfonso Sanchidrian, salah satu tukang cukur di Madrid.
Fernando Ramos, seorang penjual bunga di Madrid, juga mulai membuka tokonya. Namun sebelum pengunjung masuk ke tokonya, ia menyemprotkan cairan disinfektan dan tak lupa mengenakan masker.
"Saya membeli (bunga) untuk hadiah ulang tahun saudara perempuan, satu untuk saya, dan hiasan patung di rumah saya," kata Maria Antonieta Roda, salah satu pelanggan toko bunga tersebut.
Sementara itu, petugas Palang Merah Spanyol membagikan masker di stasiun Metro Madrid. Hal tersebut dilakukan dengan adanya aturan wajib mengenakan masker saat menggunakan transportasi umum. Penumpang yang menyeberang dari pulau Ibiza ke Formentera juga harus melalui tes sebelum naik.
Sejak Minggu (03/05) catatan kematian akibat virus corona di Spanyol terus di bawah 200 kasus, hal tersebut yang membuat pemerintah membuat kebijakan pelonggaran lockdown.
Hingga kini, total kasus positif COVID-19 di Spanyol tercatat 248.301 kasus, menurut data Worldometers. Sebanyak 151.633 pasien berhasil sembuh dan untuk kasus kematian ada 25.428.
Baca Juga: Mirip Prank Ferdian Paleka, YouTuber Spanyol Dihukum Penjara 15 Bulan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan