Suara.com - Konten video prank mirip dengan yang dibuat oleh Ferdian Paleka sebenarnya pernah dipermasalahkan ke jalur hukum.
YouTuber kelahiran Cina yang tinggal di Spanyol, Kanghua Ren atau dikenal ReSet dijatuhi hukuman penjara 15 bulan karena video prank.
Sementara Ferdian Paleka menipu para transpuan dengan 'sembako' berisi sampah, Kanghua Ren membuat prank kepada tunawisma.
Disadur dari The Guardian, Senin (4/5/2020), Ren menipu tunawisma dengan memberi Oreo yang krimnya diganti dengan pasta gigi atau odol.
Dalam videonya, Ren bertemu seorang pria tunawisma yang tinggal di jalanan Barcelona. Dia menyerahkan biskuit Oreo itu dan uang kertas € 20, serta merekamnya.
Tunawisma itu kemudian muntah saat mencoba makan biskuit yang diberikan oleh Ren.
"Mungkin saya melangkah terlalu jauh, tetapi lihat sisi baiknya, ini membantunya membersihkan giginya. Kurasa dia tidak menyikat gigi sejak dia menjadi miskin," tulis Ren yang saat itu berusia 19 tahun.
Prank itu menjadi heboh lalu Ren menghapusnya setelah beberapa hari. Dia bahkan sempat menyogok putri tunawiswa itu dengan € 300 agar tidak mengambil tindakan hukum.
Video prank ini diunggah Ren ke YouTube pada Januari 2017, namun hakim baru memberikan keputusannya tahun 2019.
Baca Juga: Kasus Penembakan di Ngaglik, Polisi Kirim Proyektil Peluru ke Semarang
Ren kemudian dijatuhi hukuman 15 bulan penjara dan denda sebesar € 20.000 atau sekitar Rp 338 juta.
Hakim, Rosa Aragonés, mencatat tindakan YouTuber itu memiliki kecenderungan untuk "berperilaku kejam" dan mencari "korban yang rentan". Dia menilai Ren telah melanggar integritas moral tunawisma tersebut.
Aragones menyimpulkan bahwa ReSet telah "mempermalukan dan melecehkan orang yang jauh lebih tua, rentan, dan tunawisma."
Hakim mengatakan Kanghua Ren melakukan aksi itu demi menarik perhatian para pengikutnya dan untuk meningkatkan pendapatan iklan.
"Saya melakukan hal tersebut untuk dipertontonkan. Orang-orang suka hal-hal yang gila," ucap Ren di pengadilan.
Menurut South China Morning Post, (1/6/2019), Kanghua Ren termasuk YouTuber yang berpengaruh di Spanyol.
Saat itu, Ren tercatat memiliki dua kanal YouTube. Masing-masingnya diikuti oleh lebih dari 1,2 juta dan 250.000 pengikut.
Berita Terkait
-
Warganet Doakan Ferdian Paleka Kena Azab
-
Teman Youtuber Ferdian Paleka Senyum saat Bilang Minta Maaf, Publik Murka
-
Ferdian Paleka: Prank Sembako Isi Sampah hingga Minta Maaf Tapi Bohong
-
Marak Prank Youtube Tak Bertanggung Jawab, Begini Cara Report Kontennya
-
Transpuan Korban Prank Ferdian Paleka Menuntut: Dilanjut Jalur Hukum Aja
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi
-
Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha
-
Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000
-
Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen
-
Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!
-
Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan
-
Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR
-
Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan
-
Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan
-
Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor