Suara.com - Korea Selatan pada Senin (4/5/2020), memutuskan untuk mulai membuka sekolah secara bertahap minggu depan, setelah tidak ada kasus Covid-19 lokal baru yang dilaporkan selama tiga hari berturut-turut.
Menteri Pendidikan Yoo Eun-hae mengatakan dalam pengarahan berita di Seoul bahwa siswa sekolah menengah akan menjadi yang pertama memulai kelas pada 13 Mei, lansir Anadolu dari kantor berita Yonhap, Selasa (5/5/2020).
"Dimulai pada 20 Mei, yaitu dua minggu setelah liburan utama bulan Mei, kami akan mendorong untuk [membuka kembali sekolah] dalam proses bertahap dan berurutan," ujar dia.
Langkah itu diambil setelah melambatnya penyebaran infeksi virus korona yang menyebabkan pihak berwenang mengumumkan pelonggaran pembatasan sejak Rabu lalu.
Korea Selatan telah beralih ke kelas online sejak awal April untuk menghindari penyebaran infeksi. Tahun akademik biasanya dimulai pada Maret, tetapi tertunda karena pandemi.
Pihak berwenang sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri pembatasan jarak sosial yang berlangsung selama 45 hari dan memulai kembali kehidupan normal.
Setelah 72 hari, pada 30 April, Korea Selatan melaporkan tidak ada infeksi lokal dan tidak ada kasus yang terdaftar pada Sabtu Minggu.
Langkah-langkah anti-Covid-19 juga mempengaruhi pasar Korea Selatan karena mengurangi pembelian masyarakat.
Hal ini menyebabkan perlambatan inflasi negara itu ke level terendah selama enam bulan pada April.
Baca Juga: Waspada Corona Gelombang Kedua, Korea Selatan Ubah Sistem Rumah Sakit
Menurut data Yonhap, inflasi Korea Selatan turun 0,6 persen bulan ke bulan.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea melaporkan delapan kasus impor, sehingga jumlah total kasus di negara itu naik menjadi 10.801.
Berita Terkait
-
Tiga Bulan Libur Akibat COVID-19, Siswa di Vietnam Kembali Masuk Sekolah
-
Kasus Covid-19 di China Menurun, Sekolah Kembali Dibuka
-
Kejutan: Covid-19 Tak Pengaruhi Penjualan Kia di Triwulan Pertama 2020
-
Virus Corona Sudah Masuk Korea Utara?
-
Presiden Korea Selatan dan Pejabat Tinggi Sumbangkan Gaji demi Lawan Corona
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Uang Cash Mulai Jarang di Dompet: Siapkah Kita Menjadi Masyarakat Cashless?
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Ekosistem Pembiayaan di Jawa Timur
-
Seskab Teddy Ternyata Berbohong Soal Sumber Anggaran MBG
-
Kebakaran Hebat di Blitar, Ibu Luka Bakar Parah Saat Api Tungku Menyambar Bensin
-
Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara
-
Kajian PPHN di MPR Sudah Selesai, Selanjutnya Tinggal Tunggu Sikap Presiden
-
IDI Desak Audit RS dan BPJS Usai Tragedi Yusrizal: Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Diefisiensi
-
Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea
-
Dukung Generasi Emas, BRI Peduli Bawa Program Desa BRILiaN 1.000 HPK ke Kaliurang