News / Internasional
Selasa, 05 Mei 2020 | 13:48 WIB

Suara.com - Israel mengklaim telah menyelesaikan tahap pengembangan vaksin virus Corona. Sebuah di laboratorium penelitian di kota Ness Zionadan, dikatakan berhasil mengidentifikasi antibodi kunci yang menyerang virus dan menetralkannya.

Menurut Kementerian Pertahanan Israel, Institut Riset Biologis Israel (IIBR) kini tengah mencari produsen internasional untuk pengembangan komersial vaksin tersebut.

"Saya bangga dengan staf Institut Biologis, yang telah membuat terobosan besar," kata Menteri Pertahanan Naftali Bennett dilansir dari 9News, Selasa (5/5/2020).

"Kreativitas dan kecerdikan orang Yahudi menghasilkan pencapaian luar biasa ini."

Ilustrasi peneliti kesehatan. (Shutterstock)

Bennett mengungkapkan bahwa antibodi yang ditemukan bakal menyerang virus dengan cara monoklonal--antibodi yang hanya mengenali dan melawan satu jneis antigen tertentu.

"Hal itu dipandang sebagai pengobatan yang lebih manjur, karena berasal dari satu sel saja," kata Bennett.

IIBR sendiri telah menguji darah dari pasien yang sudah pulih dari Covid-19. Sampel darah yang telah mengalahkan penyakit, dipandang sebagai harapan terbaik untuk menemukan obatnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan terobosan yang dilakukan peneliti di negaranya itu merupakan langkah besar ke depan.

"Kami berharap dapat bekerja dengan negara-negara lain untuk meningkatkan kemampuan unik kami untuk menemukan solusi untuk kepentingan semua," tandasnya.

Baca Juga: Lagi Wabah Corona, Jenazah Didi Kempot Dijaga Polisi dan Tentara

Dilansir Worldometers, Israel telah mencatatkan kasus positif virus Corona sebanyak 16.246 dengan total kematian mencapai 235 hingga Selasa (5/5/2020).

Load More