Suara.com - Satpam toko Family Dillar di kota Flint, Michigan, Calvin Munerlyn tewas ditembak setelah melarang seorang anak masuk toko lantaran tak mengenakan masker.
Shamel Teague bersama suami, Larry Teague, dan putranya, Ramponyea Bishop, nekat menembak bagian belakang kepala Munerlyn yang kala itu hanya berusaha menjalankan imbauan dari pemerintah soal pemakaian masker.
Atas perbuatannya mereka, keluarga ini didakwa atas tuduhan pembunuhan berencana dan penggunaan senjata api tingkat pertama.
Melansir dari BBC, hanya Sharmel Teague yang berhasil ditangkap, sementara dua tersangka lainnya masih buron.
Larry Teague juga didakwa melanggar perintah gubernur terkait kewajiban memakai masker di dalam toko guna mencegah penularan virus corona.
Jaksa Wilayah Genesee David Leyton pada Senin (4/5), menceritakan kembali kronologi kejadian. Setelah adu mulut di toko, Sharmel berterikan dan meludahi Munerlyn, lalu pergi dengan mobil GMC Envoy.
Selang beberapa lama, Shamley kembali lagi ke toko bersama suami dan putranya. Pertikaian berlanjut dan membuat Munerlyn tertembak.
Dugaan semetara menyebut, sang putra alias Ramponyea Bishop yang menarik pelatuk.
"Kematian Calvin Muneryln tidak masuk akal dan tragis, pelaku akan dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum," ujar jaksa.
Baca Juga: Tak Ada Pemasukan selama Pandemi Covid, KBS Lakukan Ini untuk Rawat Satwa
"Anakku hanya melakukan apa yang menjadi tugasnya," ujar ibunda Muneryln, Bernadett kepada AP News.
Publik pun menggalang dana di GoFundMe untuk pemakaman Munerlyn. Disebutkan, kini uang yang telah terkumpul mencapai 100 ribu dollar AS atau setara dengan Rp 1,5 miliar.
Gubernur Michigan Gretcgen Whitmer sebelumnya telah memerintahkan semua warga negara bagian Midwest untuk mengenakan masker di dalam tempat bisnis. Pihak toko dapat menolak siapapun yang masuk jika tak memakai masker.
Hingga Senin (4/5), jumlah kasus infeksi virus corona mencapai 43.950 dengan 4.135 kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib