Suara.com - Jagat media sosial kembali digegerkan dengan aksi oknum yang melecehkan lagu Aisyah Istri Rasulullah. Hal itu pun sampai ke telinga pendakwah Gus Miftah.
Gus Miftah mengaku mendapat banyak aduan dari warganet mengenai perbuatan tidak sopan itu.
Maka dari itu, melalui akun Instagram pribadinya Gus Miftah memberikan tanggapan.
Pendiri Pondok Pesantren Ora Aji Sleman tersebut membagikan ulang video seorang perempuan yang melecehkan lagu Aisyah Istri Rasulullah.
"Banyak yang mention dan tag saya video ini dan minta dipost supaya pekajy segera ditangkap!!!," tulis Gus Miftah seperti dikutip Suara.com, Kamis (7/5/2020)
Sementara dalam video itu, terlihat seorang perempuan berambut pendek tengah bernyanyi.
Di belakangnya, tampak laki-laki yang memakai handuk dan perempuan berbaju pink.
"Aisyah romantisnya cintamu dengan ba**. Dengan ba** kau bermain nae nae puru. Kau istri tercinta oh si...," ujar perempuan tersebut.
Tak lama, perempuan itu mendesah sambil mengikuti goyangan dua orang di belakangnya.
Baca Juga: Isi Surat Cinta di Sebelah Mayat Dalam Kardus: Saya Cinta Elvina
Mengenai nyanyian tersebut, Gus Miftah menyebutkan bahwa semakin lama, banyak orang yang ingin viral tapi dengan cara melecehkan agama.
"Semakin lama semakin banyak orang yang melecehkan agama, melecehkan nabi dan dzurriyah nya, atas nama ingin cepat viral," ungkapnya.
Gus Miftah yang menyesalkan kejadian itu lantas memberikan nasihat.
Ia mengatakan, semestinya publik lebih bijaksana dalam bermedia sosial, semata-mata demi mendapat ridha dari Sang Pencipta.
"Please bermedsoslah yang cerdas dan bermartabat. Jadikan medsos wasilah mendapat ridho Tuhanmu bukan malah menjadi wasilah kemurkaan Tuhanmu," terang Gus Miftah.
Di akhir narasinya tersebut, Gus Miftah pun memention akun @diitipidum_bareskrim, untuk menjawab permintaan warganet yang menginginkan kasus pelecehan lagu Aisyah Istri Rasulullah dipidanakan.
Tag
Berita Terkait
-
Emak-emak Minta Maaf usai Protes Bansos Jokowi, Publik: Kok Melempem Bu
-
Terlalu Sering Rebahan di Rumah, Warganet Ini Alami Hal Tak Terduga
-
Pengin Nangis, Viral Kisah Seorang Kakek Berpenghasilan Rp 1.500 per Hari
-
Bisa Dicoba, Cara Tagih Utang yang Nggak Biasa Ini Bikin Uang Cepat Kembali
-
Kisah Anak Penjual Snack Viral di Sleman, Berebut HP saat Belajar Online
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi