Suara.com - Trio Naldi (33), sopir truk Nissan yang mengangkut cangkang kelapa sawit, tewas dalam kecelakaan yang terjadi di Simpang Indarung, Lubuk Kilangan, Padang, Sumatera Barat, Rabu (13/5/2020).
Kecelakaan maut itu yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB itu berawal ketika mobil yang dikemudikan Trio datang dari arah Panorama 1 menuju menuju arah Simpang Cubadak.
Sesampainya di lokasi kejadian, mobil naas bermuatan cangkang kelapa sawit tersebut diduga mengalami rem blong sehingga laju kendaraan tidak terkendali.
Akibatnya mobil menabrak jembatan lalu terguling, kemudian mengenai mobil sedan, truk, empat unit sepeda motor yang sedang terparkir di pinggir jalan, dan warung milik warga.
Peristiwa itu akhirnya menewaskan sopir truk Nissan Trio Naldi, yang merupakan warga Komplek Cimpago Permai, Koto Lua, Kecamatan Pauh, Padang.
Sementara pengemudi truk Colt Diesel atas nama Rio Putra (32) dan kernetnya Aprianto (30), yang merupakan warga Solok mengalami luka di bagian tangan.
Empat unit motor di warung milik warga yang diseruduk oleh truk tersebut juga mengalami rusak parah.
"Peristiwa ini sedang dalam penyelidikan, dan kami telah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Padang Kompol Sukur Hendri Saputra, dilansir dari Antara.
Muatan truk berupa cangkang kelapa juga sempat berserakan di jalan, namun tidak sampai menimbulkan kemacetan parah karena lalu lintas sedang sepi.
Baca Juga: Arab Saudi Berlakukan Full Lockdown Selama Libur Idul Fitri
Kerugian materiil dari kecelakaan yang menewaskan sopir truk tersebut ditaksir mencapai Rp 70 juta.
Berita Terkait
-
Bikin Berdecak Kagum, Begini Eloknya Masjid Raya Sumatera Barat Tanpa Kubah
-
Angka Kecelakaan di Bantul Menurun Selama Pandemi, tapi Fatalitas Meningkat
-
Uji Coba Rudal, Kapal Perang Iran Tak Sengaja Tembak Perahu Logistik
-
Dipergok Warga Kunjungi Rumah Janda Larut Malam, Duda Ini Ngumpet di Loteng
-
Terkapar 5 Hari di Lantar, Nenek Usia 80 Tahun Berhasil Selamat
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang