Suara.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Hartono Laras mengatakan jumlah penerima bantuan melalui program penyaluran sembako reguler ditingkatkan menjadi 20 juta keluarga karena adanya pandemi virus Corona atau Covid-19). Ia menyebut 1,5 juta keluarga belum mendapatkan bantuan.
Hartono menjelaskan setiap bulannya keluarga yang tercatat sebagai penerima akan mendapatkan bantuan sembako senilai Rp 200 ribu setiap bulannya. Dari data yang diterimanya masih ada 1,5 juta keluarga yang belum menerima bantuan tersebut dan ditargetkan akan selesai sebelum lebaran tiba.
"Kita juga sudah dapatkan laporan untuk penyaluran bantuan sembako saat ini tinggal 1,5 juta keluarga, ini akan segera kita selesaikan mudah-mudahan bisa sebelum lebaran," kata Hartono dalam paparannya yang disiarkan langsung melalui akun YouTube Jamlinsos, Kamis (14/5/2020).
Kemudian ia juga mengungkapkan ada program non reguler atau program khusus yang baru dibentuk dikarenakan adanya Covid-19.
Program tersebut yakni bantuan sosial sembako bagi warga DKI Jakarta yang berjumlah 1,3 juta keluarga dan 600 ribu keluarga yang berdomisili di wilayah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.
Warga yang terdata mendapatkan bantuan tersebut akan menerima sembako atau uang tunai total Rp 600 ribu. Khusus untuk sembako akan disalurkan dua kali setiap bulan.
Berita Terkait
-
Tahap Dua Pembagian Bansos Presiden di Jakarta, Cuma Beras 25 Kg?
-
Para RT Protes Sembako Kemensos: Kelurahan Lain Dapat Banyak, Warakas Dikit
-
Tengah Berlangsung Pandemi Covid-19, Market Share Daihatsu Naik
-
Jaringan 5G Dianggap Sebarkan Virus Corona, Ini Kata Ericsson
-
PBB: Krisis Kesehatan Mental Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter