Suara.com - Sembilan orang warga RW 07, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, dinyatakan positif terinfeksi virus Corona berdasarkan hasil test swab massal terhadap 28 orang yang dilakukan pada Minggu (10/5/2020).
Test swab tersebut dilakukan pasca seorang Kakek positif Corona berinisial O ikut salat Tarawih berjemaah di Musala Baitul Muslimin, RW.07, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat.
"Sudah keluar (hasil test swab massal), 9 orang positif," kata Sekretaris Kecamatan Tambora, Andre Ravnic saat dikonfirmasi Suara.com, Sabtu (16/5/2020).
Andre mengungkapkan, sejumlah orang yang dinyatakan positif tersebut saat ini masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
Menurutnya, hal itu dilakukan sambil menunggu rujukan dari rumah sakit penanganan Covid-19 untuk dilakukan evakuasi.
Adapun rumah sakit yang dirujuk adalah RS Tarakan, RS Kalideres, RSUD Cengkareng dan RSD Wisma Atlet.
"Sambil menunggu rujukan rumah sakit lain mereka isolasi mandiri dulu di rumah," tutupnya.
Sebelumnya, diawal pihak Tim Gugus Penangan Covid-19 Kecamatan Tambora menggelar test swab massal terhadap 28 jamaah yang ikut salat Tarawih bersama Kakek positif Corona berinisial O.
Adapun fase kedua pihak Kecamatan Tambora melakukan test swab susulan dengan diikuti oleh 54 orang.
Baca Juga: 54 Orang Test Swab Usai Tarawih dengan Kakek yang Positif Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok