Suara.com - Kasus infeksi virus Corona di Brasil telah melampaui Spanyol dan Italia pada Minggu (17/5/2020). Kekinian, negara di Amerika Selatan itu telah mencatatkan 233.142 kasus infeksi Covid-19.
Menyadur Reuters, Kementerian Kesehatan Brasil mengonfirmasi pada Sabtu (16/5/2020), terdapat tambahan kasus sebanyak 14.919 infeksi Covid-19 di negara tersebut.
BACA JUGA: 11 Ribu Warga Tewas Akibat Covid-19, Presiden Brasil Malah Main Jetski
Para peneliti mengkhawatirkan kasus penyebaran virus Corona di Brasil bisa lebih parah dari negara-negara Eropa, lantaran kapasitas tes Covid-19 yang masih rendah.
Reuters melaporkan bahwa pengujian nasional di Brasil baru memproses sekitar 338 ribu sampel Covid-19 dengan 145 ribu lainnya masih dalam tahap antrean.
Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan Spanyol dan Italia yang masing-masing telah melakukan pengujian Covid-19 dengan jumlah sekitar 1,9 juta.
Kendati jumlah kasus infeksi Covid-19 terus meningkat, Presiden Brasil Jair Bolsonaro justru mengkritik para gubernur negara bagian yang memberlakukan kebijakan lockdown.
BACA JUGA: Ribuan Warganya Meninggal karena Corona, Presiden Brasil: Lalu Kenapa?
Mengutip dari AFP, Bolsonaro menganggap kebijakan lockdown hanya akan membawa penderitaan bagi rakyat lantaran aspek ekonomi negara menjadi korban.
Baca Juga: Rutin Minum Cuka Sari Apel? Pastikan Hindari Hal Ini
"Pengangguran, kelaparan, dan kesengsaraan akan menjadi masa depan yang melakukan lockdown," kata Bolsonaro.
Merujuk data Worldometers.info korban meninggal akibat Covid-19 di Brasil kekinian telah menembus angka 15.662 orang, di mana 29 kematian terjadi hari ini, Minggu (17/5/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!