Suara.com - Seorang pria yang tidak diketahui identitasnya meminta Habib Bahar bin Smith untuk bersikap santun. Ia berpesan agar Habib Bahar tidak menantang aparat kepolisian untuk menangkapnya.
Ia juga mengingatkan agar Habib Bahar tidak bersikap jumawa lantaran ia ditangkap bukan karena ceramah agama tetapi karena kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur.
"Ya Habib Bahar, saya bersyukur Anda sudah bisa keluar dari tahanan dan saya sungguh sangat luar biasa pada panjenengan. Tetapi, baru keluar satu hari enggak usah nantang-nantang untuk ditangkap lagi dan sebagainya lah," kata pria tersebut.
Ia berharap agar Habib Bahar bersyukur karena telah dibebaskan dan mengingat kembali kasus yang menyeretnya ke dalam penjara.
"Panjenengan itu kan tinggal mensyukuri kenikmatan itu. Panjenengan itu dipenjara bukan karena ceramah, bukan karena apa itu bukan, karena memukuli anak di bawah umur," kata sang sosok pria.
Nasehat pria tersebut lantas diunggah oleh akun Twitter bernama @Apriil68 dan @narkosun hingga mengundang reaksi dari sejumlah warganet. Mereka juga meminta Habib Bahar agar tidak bersikap jumawa.
"Har Bahar, tolong dengerin nasehat ini. Manusia itu harus pandai bersyukur. Jangan jumawa begitu," kata @narkosun.
"Wong beraninya cuma sama anak kecil kok malah songong nantangin pemerintah yan gede. Ingat bro kamu dipenjara bukan karena membela sesuatu yang benar, tapi mukulin bocah," tulis @sjahtie.
"Yang ini berusaha meneladani akhlaknya kanjeng nabi. Lha si barbar bin Smith yang katanya keturunan nabi itu kok malah mencontoh akhlaknya Abu Jahal yang berangasan? Dunia sudah terbalik," kata @DenmasBedjo.
Baca Juga: Waduh! Warga Miskin Jeneponto Diminta Bayar Saat Pendataan Penerima Bansos
Tag
Berita Terkait
-
Kronologi Habib Bahar Dijemput dan Dimasukkan Lagi ke Penjara
-
Klaim Ferdinand PD, Sudah Menduga Bahar bin Smith Bakal Kembali Ditangkap
-
Sebelum Diangkut, Habib Bahar Bin Smith: Saya Ngerokok Dulu Sebatang
-
Bebas dari Bui, Habib Bahar Bin Smith Kembali Ditangkap Polisi
-
Detik-detik Habib Bahar Kembali Ditangkap Polisi dan Disaksikan Para Santri
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali