Suara.com - Pemprov DKI Jakarta melarang masyarakat melakukan kegiatan takbiran keliling untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Bahkan nantinya akan ada razia gabungan untuk mencegah adanya yang melakukan takbiran keliling.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo mengatakan pihaknya akan menggandeng kepolisian dan TNI dalam melakukan razia. Ia khawatir masyarakat tetap ngotot ingin melakukan kegiatan malam menjelang Hari Raya Idul Fitri itu.
"Kami akan lakukan pengawasan dan tentu kami akan bersama-sama Polda dan Kodam Jaya akan lakukan pengawasan," ujar Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/5/2020).
Syafrin menuturkan, nantinya para petugas akan memberikan penyuluhan kepada orang-orang yang masih menggelar takbiran keliling. Selanjutnya, mereka akan dibubarkan dan tak boleh melanjutkannya.
"Jika ada potensi itu kita akan alihkan untuk mereka tidak melanjutkan (takbir keliling)," jelasnya.
Sesuai dengan ketentuan PSBB, kegiatan ini berarti akan membuat kerumunan yang sudah dilarang karena akan meningkatkan penularan virus corona Covid-19. Karena itu ia meminta agar masyarakat taat dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
"Jika masyarakatnya taat, kemudian penyebaran virus ini juga bisa kita tekan, tentu hasilnya positif, maka PSBB tidak akan lagi jilid keempat, jilid kelima, dan seterusnya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global