Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana kembali memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk percepatan penanganan virus Corona (Covid-19). Aturan ini dianggap harus masih berlaku saat Hari Raya Idul Fitri 2020.
Diketahui, masa PSBB sendiri akan segera berakhir pada tanggal 22 Mei 2020 mendatang. Sementara Idul Fitri akan jatuh pada tanggal 23 atau 24 Mei.
Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Hendra Hidayat mengatakan Pemprov DKI masih dalam tahap pembahasan soal rencana ini. Jika sudah rampung, maka pihaknya akan segera mengumumkannya.
"Betul (PSBB saat Idul Fitri). Mungkin segera dikeluarkan perpanjangannya," ujar Hendra saat dihubungi Senin (18/5/2020).
Dengan adanya aturan itu, maka berbagai kegiatan saat idul fitri yang menimbulkan kerumunan diimbau untuk tidak dilakukan, seperti salat Ied. Menurutnya pelaksanaan ibadah ini harus dilakukan di rumah saja.
"Kami berharap masyarakat bisa memahami dan mematuhi aturan yang berlaku saat ini demi kebaikan, kesehatan dan keselamatan bersama," jelasnya.
Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai elemen untuk meminta pelaksanaan salat Ied di lakukan di rumah saja. Mulai dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah diminta mengimbau masyarakat soal hal ini.
"Kami Pemrov DKI Jakarta, MUI DKI Jakarta, DMI DKI Jakarta dan seluruh stakeholder terkait lainnya sudah berkoordinasi dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Jakarta untuk salat Ied di rumah saja," kata dia.
Baca Juga: Terancam UU ITE, Istri Prajurit TNI yang Doakan Rezim Tumbang Ikut Diproses
Berita Terkait
-
Tak Mau Longgarkan PSBB, Anies: Kami Tak Asal-asalan Tapi Berdasarkan Sains
-
Sisa Seminggu Lagi, Ferdinand Minta Anies Perpanjang PSBB Jakarta
-
10 Jenis Pekerjaan yang Dibolehkan Anies Bepergian Meski PSBB Corona
-
Kalah Banding Soal Izin Reklamasi Pulau I, Pemprov DKI Akan Ajukan Kasasi
-
Pekerja 45 Tahun Wajib ke Kantor: Saya Pasrah Kena Virus Corona
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis