Suara.com - Perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan Pemprov DKI Jakarta belum berdampak pada penurunan angka kemacetan pada jam berangkat dan pulang kerja di jalan utama penghubung kedua wilayah ini.
Pantauan Suara.com pada Rabu (20/5/2020) sekitar pukul 17.00 WIB, kemacetan panjang terjadi seperti biasanya dari perbatasan Lebak Bulus masuk ke Tangsel menjalar sepanjang 5 kilometer di Jalan Ir Juanda hingga ke jembatan layang Ciputat.
Tak jauh dari perbatasan DKI dan Tangsel, terdapat sebuah pos penjagaan PSBB, disana petugas gabungan TNI-Polri dan Dinas Perhubungan terlihat mengawasi kelengkapan PSBB pengendara yang lewat.
Setiap mobil wajib membuka kaca ketika melewati pos ini, untuk motor wajib membuka kaca helm, jika tidak menggunakan masker maka akan diberhentikan.
Akibat kemacetan ini pengendara terpaksa hanya bisa memacu kendaraannya dengan kecepatan hanya 10-20 km/jam.
Diketahui, Pemkot Tangerang Selatan sudah memperpanjang masa PSBB hingga 31 Mei dan Pemprov DKI juga sudah memperpanjang PSBB hingga 4 Juni 2020.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah mengeluarkan aturan terbaru yang menyatakan hanya 11 sektor usaha yang boleh keluar masuk Jakarta.
Berikut daftar sektor usaha yang diizinkan ke luar masuk Jakarta:
- Kesehatan
- Bahan pangan/makanan/minuman
- Energi
- Komunikasi dan teknologi informasi
- Keuangan
- Logistik
- Perhotelan
- Konstruksi
- Industri strategis
- Pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu; dan/ atau
- Kebutuhan sehari-hari
Baca Juga: Korban Tertawa saat Dilumat Api, Fakta Baru Wanita Dibakar Bikin Bergidik
Berita Terkait
-
Anies Mau Perpanjang PSBB, Jalan Pasar Minggu Macet Parah Jelang Berbuka
-
Pedagang Tanah Abang Ngotot Jualan, Personel Satpol PP Ditambah
-
Klaim Protokol Ketat, 274 Kereta Api Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Jakarta Kembali Macet saat PSBB
-
Kasus Corona Meningkat Saat Ramadan, Anies: Banyak yang Keluar Malam Hari
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone
-
Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana
-
Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya
-
Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan
-
Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran
-
Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5 Jam di Istana Sambil Bawa Catatan
-
Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui
-
Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah
-
Dukcapil: Hampir 35 Persen Pendatang ke Jakarta Cari Kerja, Didominasi Usia Produktif
-
Godzilla El Nino Ancam Ketahanan Pangan, Padi dan Jagung Paling Rentan Gagal Panen