Suara.com - Miris! Bukannya menunjukkan rasa terima kasih, ada saja pengguna media sosial yang malah mencemooh tenaga medis.
Hal tersebut tampak dalam salah satu foto viral di Twitter.
BACA JUGA: Virus Corona Disebut Mungkin Tak Bisa Hilang, Ini Kata Ketua Gugus Tugas
Dalam foto tangkapan layar sebuah aplikasi jejaring sosiang tersebut tampak seorang tenaga medis tengah membuka sesi live untuk mengungkapkan rasa kecewanya terhadap masyarakat yang tak menaati aturan untuk tetap di rumah.
"Sakit hati lihat betapa santainya belanja di mall ramai-ramai #Indonesiaterserah #fyp #foryou #samasamadirumah #savetenagakesehatan," bunyi keterangan yang ia tulis.
Petugas medis itu juga membentangkan kertas bertuliskan "Indonesia terserah! Suka-suka kalian aja..! Sekarang biar kami yang di rumah".
BACA JUGA: New Normal Ala Wagub DKI Riza Patria: Berdansa dengan Corona
Namun ekspresi kekecewaan petugas medis itu justru mendapat balasan miris dari beberapa warganet.
Balasan yang diterima petugas medis itu cukup pedas dan menyakitkan, termasuk salah satunya adalah soal tenaga medis bisanya cuma ngeluh.
Baca Juga: Viral Penyuluh BKKBN Minta Ibu-ibu Tunda Hamil, Tapi Kawin Boleh
"Bisanya cuma ngeluh, kan digaji sama negara yo tinggal jalanin yang ikhlas. Itu kan sudah jadi tugasmu," bunyi salah satu komentar pedas tersebut.
Tak hanya itu, seorang warganet lainnya menambahkan, "Mbaknya ngomong lihat orang rame-rame di mal, berarti mbak medisnya juga di mall kan saat itu. Hati-hati jangan-jangan mbak medisnya yang bawa virus dari RS ke mall."
Bahkan seorang warganet lain balik mengeluh ke tenaga medis ini, "Maaf ni ye, udah lockdown 4 bulan dari pihak masyarakat udah bosan di rumah kagak usah ngambek-ngambekan cepetan sembuhin tuh pasien".
BACA JUGA: Sujiwo Tejo Soal PSBB: Gajah di Mal Tak Tampak, di Peribadatan Tampak
Komentar pedas ini kemudian ditangkap oleh seorang warganet lain yang merasa miris dengan peristiwa itu. Salah satu tangkapan layarnya diunggah oleh akun Twitter @Asknonym yang menganggap para warganet itu sudah sedemikian jahat.
"Ternyata ada orang sejahat ini," tulsi @Asknonym.
Berita Terkait
-
Asila Maisa Klarifikasi Panjang Minta Warganet Tak Sebar Fitnah: Saya Bukan Pelakor
-
Cover Lagu Judika, Asila Maisa Kena Hujat: Dia Berasa Diva Internasional
-
Sambil Ngomel, Adab Asila Maisa saat Disuapi Sang Ibu Tuai Pro Kontra
-
Asila Maisa Dibully Netizen soal Gaya Bernyanyinya, Lesti Kejora hingga Ivan Gunawan Turun Tangan
-
Jadi Model, Asila Maisa Tetap Dikritik soal Cara Jalan yang Lebay
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pengacara Yoyok Sukawi Bantah Aset Disita, Kuasa Jual Juga Ditolak PN Semarang
-
10 Momen Kece yang Wajib Kamu Tahu sebelum Nonton Spider-Man: Brand New Day
-
2 Rekomendasi Cushion Hanasui untuk Kulit Berminyak Sesuai Klaim dan Review Pembeli
-
Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Airlangga Blak-blakan di Balik Keputusan Ini?
-
Review House of the Dragon Season 3: Hancurnya Moralitas Para Penguasa!
-
Sungai Musi Surut! Tinggi Muka Air Kini Cuma 0,88 Meter
-
Sungai Musi Surut! Tinggi Muka Air Kini Cuma 0,88 Meter
-
Pasokan Semen Aceh Tertekan, SIG Perkuat Pabrik dan Distribusi
-
Karhutla 200 Hektare di OKI Belum Sepenuhnya Padam, Tim Kejar Ekor Api
-
Bukan Sekadar Jumpscare, Aghniny Haque Ungkap Horor Berbeda di "Bisikan Desa Gringsing"