Suara.com - Perdana Menteri, Shinzo Abe mengatakan Jepang siap mencabut status darurat Covid-19 di tiga prefektur yang kasus infeksinya terus menurun, yaitu Osaka, Kyoto dan Hyogo.
Menyadur Channel News Asia, setelah mengakhiri status darurat di 3 prefektur itu, Abe mengatakan bahwa Tokyo dan empat prefektur lainnya termasuk pulau utara Hokkaido akan tetap berada di bawah pembatasan.
Tapi seminggu setelah rekomendasi tinggal di rumah dicabut untuk sebagian besar negara, Abe optimis bahwa ibu kota Jepang dan prefektur sekitarnya menunjukkan tanda-tanda yang menjanjikan bahwa tingkat infeksi mulai terkendali.
"Kami akan bertemu dengan para ahli untuk memperbarui situasi tentang infeksi. Jika situasi saat ini berlanjut, ada kemungkinan bahwa keadaan darurat dapat dicabut di daerah-daerah itu," jelasnya.
Semakin besar peluang Tokyo bangkit, maka semakin baik juga bagi pemulihan ekonomi secara global di Jepang. Sejauh ini, Tokyo menyumbang sekitar sepertiga dari produk domestik bruto Jepang.
Tidak seperti banyak negara lain, Jepang belum mengalami lonjakan infeksi, dengan 16.433 kasus yang dikonfirmasi termasuk 784 kematian pada Kamis (21/05/2020) pagi.
Tapi seperti negara lainnya, wabah dan pembatasan sosial dan bisnis telah membuat ekonomi resesi. Perdana Menteri Shinzo Abe sudah berusaha menyeimbangkan kebutuhan dan menjaga perekonomian tetap berjalan.
"Saya percaya aman untuk mengangkat status darurat di Kyoto, Osaka dan Hyogo mengingat jumlah infeksi baru dalam beberapa hari terakhir di bawah 0,5 kasus per 100.000 orang dan layanan medis di bawah kendali," ujar Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura.
Baca Juga: Heboh Iklan Anime Khong Guan, Ala Jepang Tapi Indonesia Banget
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi
-
10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial
-
Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed
-
Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu
-
Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir
-
IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran