Suara.com - Relawan Gugus Tugas Covid-19 Banjarnegara Jawa Tengah memiliki cara unik untuk menyosialisasikan imbauan tetap berada di rumah dan menjaga kebersihan di tengah pandemi.
Rekaman video sosialisasi itu diunggah oleh akun Instagram Indopostofficial pada Jumat (22/5/2020).
Dengan menumpang sebuah mobil bak terbuka bertuliskan Dinhub Banjarnegara, dua orang petugas tampak berada di atas kap.
Satu orang mengenakan APD dan satu lainnya mengenakan kostum pocong sebagai bentuk peringatan bahaya virus corona.
Selain itu, sebuah peti mati berukuran tubuh orang dewasa bertuliskan 'Jenazah Corona' ditumpangkan di tengah bak mobil tersebut.
"Kami minta masyarakat untuk menahan diri, jangan berkerumun, segeralah pulang, karena virus corona masih ada dimana-mana. Sayangilah diri dan keluarga Anda. Kita harus bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus corona. Segeralah cuci tangan dan jaga kesehatan diri Anda," kata seorang petugas lainnya dari kursi penumpang mobil menggunakan pengeras suara.
Mobil itu berkeliling jalan protokol Banjarnegara yang terlihat cukup lengang. Terlihat hanya beberapa kendaran yang melintas.
Dibawah terik matahari bulan Ramadan, para petugas itu tetap semangat memberi sosialisasi kepada warga agar selalu mematuhi aturan berada di rumah menjelang hari lebaran ini.
Melihat cara unik sosialisasi ini, membuat warganet salut dengan upaya para relawan.
Baca Juga: Berdesakan di Kantor Pos Bandung, Warga: Saya Pasrah, Soalnya Butuh Uang
"Good idea," tulis seorang warganet.
Berita Terkait
-
Anies: Lebaran di Rumah Biar PSBB Jakarta Berakhir
-
Dinafkahi Kematian, Warita Pembuat Peti Mati di Tengah Wabah Corona
-
Kisah Pandai Kayu saat Corona, Suherman Kerja Lembur Bikin 15 Peti Mati
-
Pemprov DKI soal Keamanan Peti Mati Corona: Kalau Ragu Lihat Sendiri di RS
-
Misteri Secarik Surat Wasiat Usai Penemuan Jasad Gadis di Banjarnegara
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!