Suara.com - Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur tidak hanya menyediakan lapak-lapak tradisional. Namun juga ada Ramayana yang berada di lantai 2 pasar tersebut.
H-1 lebaran, Sabtu (23/5/2020) warga memadati pasar Kramat Jati. Tidak hanya membeli di lapak-lapak tradisonal, melainkan juga di pusat perbelanjaan.
Ramayana di Pasar Kramat Jati menyediakan berbagai macam barang. Dari mulai kebutuhan pokok, hingga pakaian.
Kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan gula dipajang di depan pintu masuk. Sementara pakaian ada di belakang dengan penerangan yang agak redup.
Pantauan Suara.com, warga asyik melihat-melihat berbagai macam kebutuhan di Ramayana. Seperti sepatu hingga pakaian muslim.
Bagi masyarakat yang ingin masuk ke Ramayana pun ada pengecekan suhu tubuh dilakukan oleh petugas keamanan. Tidak hanya itu, mereka juga diharuskan mencuci tangan lebih dahulu.
Pasar Kramat Jati memang jadi pusat perbelanjaan bagi masyarakat Jakarta. Berbagai kebutuhan ada di pasar ini.
Pasar Kramat Jati memang selalu ramai. Apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada besok Minggu (24/5/2020).
Namun, kali ini tentu berbeda karena adanya pandemi COVID-19. Pemprov DKI Jakarta juga menerapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sebagai antisipasi penyebaran corona. Oleh karena itu, tidak diperkenankan adanya kerumunan warga.
Baca Juga: Heboh Aksi Pasangan Kumpul Kebo, Buang Bayi Modus Ketuk Pintu Rumah Warga
Berita Terkait
-
Warga Berjubel di Pasar Kramat Jati, Pos Pantau PSBB Dijadikan Parkir Motor
-
Warga Demi Opor Ayam Rela Berjubel di Pasar: Insya Allah Gak Apa-apa
-
Buru Daging hingga Sarung Lebaran, Warga Serbu Pasar Kramat Jati saat PSBB
-
Ada Kepala Daerah Izinkan Salat Ied di Lapangan, Menko PMK Sangat Kecewa
-
Lebaran di Tengah Corona, Jokowi: Hal Ini Sangatlah Berat
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI