Suara.com - Polsek Sei Beduk mengamankan pasangan Mn (18) dan Rv (22). Keduanya menjadi tersangka kasus pembuangan bayi. Mereka orang tua dari bayi malang yang sengaja diletakkan di depan rumah warga.
Keduanya bukan pasangan suami-istri, melainkan hanya pasangan kumpul kebo.
Kapolsek Sei Beduk Iptu Awal Sya'ban Harahap mengatakan, kejadian tersebut dilaporkan pertama kali oleh warga di Kampung Tower 2, RT 02/11 Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sei Beduk, Selasa (19/5/2020) sekitar pukul 22.30 WIB.
Pemilik rumah bernama Dwi Mey Hindrawan mengaku sedang di dalam rumah saat itu. Tiba- tiba ada yang mengetuk pintu. Saat diintip dari jendela, ia mengaku tak melihat siapapun di luar rumah.
"Pelapor melihat ada tumpukkan plastik di kursi. Ternyata di samping plastik tersebut ada bayi yang dibalut kain bedong," ujar Iptu Awal, kepada batamnews.co.id--jaringan Suara.com, kemarin.
Bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki, panjang 48 cm dan berat 28 Kg. Dwi lalu memberitahu tetangganya dan mereka melapor ke Ketua RT 02. Sekitar pukul 23.00 WIB, bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Pancur, Kelurahan Tanjung piayu untuk dicek kesehatannya.
Kejadian ini akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib. Tak lama bagi polisi melacak keberadaan orangtua bayi tersebut.
Pasangan itu berhasil ditangkap polisi Rabu (20/5/2020) dini hari di tempat terpisah
Rv (22) ibu bayi diamankan di rumahnya, Kampung Suka Damai RT 04/06 Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk.
Baca Juga: Warga Berjubel di Pasar Kramat Jati, Pos Pantau PSBB Dijadikan Parkir Motor
Sebelumnya pasangan prianya Mn (18), lebih dulu ditangkap saat berada di kolam pancing kawasan Piayu Laut RT 01/10, Tanjungpiayu.
"Mereka menyebut ari-ari bayi tersebut di buang di dalam parit daerah Sei Pancur," ujar Kapolsek.
Keduanya mengakui pasangan kumpul kebo. Bayi tersebut merupakan hasil hubungan di luar nikah.
Berita Terkait
-
Malu Dihamili Pacar, Motif Ibu Muda Buang Bayinya ke Kandang Kucing
-
Panik Habis Melahirkan, Ibu Muda Buang Bayinya di Kandang Kucing
-
Malu Anak Dihamili Orang, Muchlis Buang Bayi Cucunya Pakai Kantong Kresek
-
Murka Digampar Lagi Lahap Makan, Duda Bunuh Selingkuhan Pakai Sarung Salat
-
Cewek ABG Lempar Bayi ke Atap Rumah Tetangga, Polisi Periksa Sang Pacar
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Kumpulan Ide Lomba Agustusan Anak TK yang Mudah dan Seru, Bikin Murid-Murid Antusias
-
Masih Enggan Naik Transportasi Umum? Sudah Saatnya Mengubah Cara Pandang
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel