Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menggelar open house alias halalbihalal dalam rangka perayaan Idulfitri pada Minggu (24/5/2020) besok.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, hal tersebut mengacu pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang masih berlaku.
"Sehubungan dengan masih berlakunya status Pembatasan Sosial Berskala Besar di Provinsi DKI Jakarta, maka disampaikan bahwa kegiatan yang biasa kami selenggarakan di bulan Syawal yaitu halalbihalal ataupun open house, dalam rangka Idulfitri bersama ini dinyatakan tidak diselenggarakan," kata Anies dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2020).
Anies mengajak masyarakat untuk meningkatkan serta mempertahankan pola hidup disiplin selama masa PSBB. Dia meminta agar masyarakat tetap berada di rumah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Mari melaksanakan dengan tertib dan disiplin semua ketentuan dalam Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar," sambungnya.
Lebih lanjut, Anies turut mengucapkan selamat hari raya Idulfitri 1441 H. Dia berharap, bulan Ramadan kali ini bisa mengantarkan seluruh masyarakat pada derajat mutaqin.
"Semoga semua ibadah di bulan Ramadan kemarin, mengantarlan kita pada derajat mutaqin," tutup dia.
Berita Terkait
-
Selain Membludak di Pasar, Ramayana Kramat Jati Juga Diserbu Warga
-
Warga Berjubel di Pasar Kramat Jati, Pos Pantau PSBB Dijadikan Parkir Motor
-
Warga Demi Opor Ayam Rela Berjubel di Pasar: Insya Allah Gak Apa-apa
-
Buru Daging hingga Sarung Lebaran, Warga Serbu Pasar Kramat Jati saat PSBB
-
Ada Kepala Daerah Izinkan Salat Ied di Lapangan, Menko PMK Sangat Kecewa
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI