Suara.com - Video wanita menghina tim medis viral di media sosial. Dalam videonya, wanita tersebut menghina tim medis banyak gaya. Ia bahkan menyarankan tim medis berhenti dan membuang almamater.
Video viral wanita menghina petugas medis ini beredar sejak Sabtu (23/5/2020).
BACA JUGA: Larang Salat Id Berjemaah, Kades Malah Dikeroyok, Hansip Kena Bogem Mentah!
“Aku sudah beberapa hari ini yah aku melihat ada tagar dari kedokteran dari pihak rumah sakit tenaga medis yah, terserah kalian Indonesia, kami tidak peduli,” kata wanita tersebut, seperti dikutip dari Terkini.id -- jaringan Suara.com, Minggu (24/5/2020).
“Begini yah, aku dari masyarakat sipil yah, gak usah banyak gaya kalian. Baru sekarang jerih payah dan tenaga kalian tuh dipakai berlebih dari sebelumnya,” geram wanita ini.
BACA JUGA: Beredar Foto Jemaah Salat Idul Fitri Bawa Parang, Agar Tak Dibubarkan?
Wanita ini juga mengatakan jika petugas medis menyerah dalam menangani pasien Corona, sebaiknya mereka berhenti dari profesinya sebagai dokter.
“Kalau kalian menyerah, gak mau urus masyarakat lagi sebagai tenaga medis, berhenti kalian jadi dokter,” ujarnya.
Ia pun menyerukan agar para tenaga medis berhenti makan gaji dari pemerintah dan membuang almamater kedokterannya jika menyerah tangani pasien Covid-19.
Baca Juga: Detik-detik Kades Dikeroyok Larang Sholat Idul Fitri Berjamaah saat Corona
BACA JUGA: Viral Video Ojol Sindir Staf Medis: Kalian Capek Tapi Dibayar, Kalau Saya?
Menurutnya, dengan hal itu maka tenaga medis tidak akan lagi dituntut masyarakat untuk bekerja menangani Covid-19.
“Jangan makan gaji dari pemerintah lagi. Stop, buang almamater kalian itu. Dengan kalian membuang almamater itu, gak makan gaji, kalian bebas, tak ada lagi tuntutan dari masyarakat,” ucapnya.
Hingga berita ini diterbitkan belum diketahui pasti asal domisili wanita dalam video viral tersebut.
Berita Terkait
-
Netizen Buru Sosok Luna, Perempuan yang Diduga Pemantik Hoaks Es Gabus Spons di Kemayoran
-
Klaim Edukasi Berujung Bidikan Propam: Oknum Polisi Kasus Es Gabus Terancam Sidang Etik
-
Video Pedagang Es Gabus Dihakimi di Jalanan Bikin Geram, Ini 7 Faktanya
-
Viral Pak RT di Jakarta Mendunia Gara-Gara Ubah Got Jadi Kolam Lele, Diundang TV Nasional China
-
Aparat yang Sidak Penjual Es Kue Jadul Minta Maaf Sudah Salah Tuduh: Bentuk Respons Cepat
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Pelantikan Februari, Satu Nama Kuat Calon Wamenkeu Sudah 'Sowan' ke Purbaya
-
Pesan Tegas Komisi III DPR: Keadilan di Atas Kepastian Hukum, Kasus Hogi Minaya Wajib Dihentikan
-
Sudah Temui Sudrajat Pedagang Es Jadul, Komandan Kodim: Masalah Selesai Secara Kekeluargaan
-
Akui Salah Terapkan Pasal di Kasus Hogi Hinaya, Kapolresta Sleman Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!
-
KPK Periksa Seorang Pegawai BUMN dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?
-
Satpol PP DKI Bakal Gelar Operasi Senyap Sasar Peredaran Tramadol di Jakarta
-
Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel
-
Anggota Komisi III DPR 'Semprot' Kapolres Sleman: Kalau Saya Kapolda, Anda Sudah Saya Berhentikan