Suara.com - Seorang warga bernama Aji Sofyan (26) tewas seusai bajaj yang ditumpanginya terlibat kecelakaan dengan bus Transjakarta.
Kecelakaan maut itu terjadi di persimpangan Jalan Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (25/5/2020).
Berdasarkan unggahan video di akun Instagram @kontributorjakarta tampak bajaj yang terbalik di tengah jalan berikut dengan satu penumpang di belakanganya. Belakangan diketahui kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 07.55 WIB hari ini.
Anggota Satlantas Polsek Pademangan Bripda Agus berujar penyebab kecelakaan sementara diduga akibat bus dan bajaj yang berkecepatan tinggi dari arah berbeda hingga kemudian bertabrakan.
"Jadi awal kejadiannya itu bus dari arah pangkalan (Shelter Ancol) dan bajajnya dari arah Londan. Kemungkinan sama-sama ngebut," kata Agus, Senin (25/5/2020).
Agus membenarkan bahwa Aji penumpang bajaj meninggal di tempat akibat kecelakaan tersebut. Sementara itu, penumpang satu lagi bernama Sri hanya mengalami luka-luka.
Kekinian kedua korban sudah dibawa ke rumah sakit. Sedangkan untuk sopir bajaj beranama Daryono dan sopir bus Transjakarta bernaama Sukijo dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dimintakan keterangan lebih lanjut terkait kecelakaan maut.
Berita Terkait
-
Saat Lebaran Transjakarta Operasikan Bus di 15 Rute Koridor
-
Sopir Bajaj Hingga Ojol Ikuti Rapid Test Corona
-
Masih Banyak Pengguna Angkutan Umum, Pemprov Minta Transaksi Nontunai
-
Layanan TransJakarta Khusus Tenaga Medis: 99 Halte dan Buka Sampai Malam
-
Wajib Tahu! Ini Jadwal dan Rute Baru TransJakarta Per 21-22 Maret 2020
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!