Suara.com - Amankah menggunakan toilet umum saat pandemi covid-19? Mungkin pertanyaan tersebut pernah terlintas di pikiran Anda.
Ya, beberapa restoran, mal, akan dibuka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan dan panduan new normal.
Termasuk beberapa kantor yang akan buka kembali dengan menerapkan panduan new normal perusahaan.
BACA JUGA: Panduan New Normal Indonesia Lengkap, untuk Perusahaan dan Sekolah
Dalam panduan new normal perusahaan, jika ada karyawan yang harus tetap beraktivitas di tempat kerja, maka perusahaan diimbau untuk memfasilitasi kebersihan dan sanitasi lingkungan kerja.
Lalu apakah aman menggunakan toilet umum di kantor, restoran, dan mal? Ya, mengingat urusan buang air merupakan hal mendesak, kan.
Diberitakan Hops.id -- jaringan Suara.com, Selasa (26/5/2020), menurut Pusat Pengendali dan Pencegahan Penyakit, toilet umum memang tidak bisa disebut benar-benar higienis, tapi tingkat penularan Covid-19 melalui toilet terbilang rendah.
Meski virus dapat disebarkan melalui permukaan benda yang disentuh, namun penyebaran paling umum terjadi melalui cairan pernafasan (saliva, cairan hidung).
“Virus korona tidak menyebar di dunia melalui toilet umum,” tutur Dr.Amesh Adalja, dokter spesialis penyakit menular di Johns Hopkins Center untuk Keamanan Kesehatan.
Baca Juga: Warganet Curhat Susah Cari Ujung Selotip Kue Kering, Nih Kami Beri Triknya!
“Bukan begitu cara virus menginfeksi manusia dan menyebabkan malapetaka di seluruh dunia,” kata Aldaja menambahkan.
Diberitakan Buzzfeed, Aldaja mengaku bahwa ia tak ragu menggunakan toilet umum, walaupun selalu ada risikonya.
Idealnya, gunakanlah kamar mandi pribadi di rumah sebelum berpergian. Namun, ketika kamu terdesak, ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan demi mengurangi resiko terinfeksi covid-19.
Berikut tips menggunakan toilet umum saat corona:
1. Sebisa mungkin hindari menyentuh permukaan benda ataupun barang yang ada di toilet.
2. Gunakan tisu untuk mematikan atau menyalakan keran.
Tag
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR