- Pemprov DKI Jakarta menindak 206 pengelola lapangan padel hingga awal Maret 2026 karena masalah perizinan operasional.
- Sebanyak 185 dari 397 lapangan padel di Jakarta tidak memiliki izin resmi, mayoritas berada di Jakarta Selatan.
- Sanksi tegas bervariasi mulai dari teguran hingga penyegelan lokasi untuk menjaga ketertiban lingkungan warga sekitar.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjatuhkan sanksi tegas kepada 206 pengelola lapangan olahraga padel yang kini tengah menjamur di ibu kota.
Sanksi administratif yang diberikan kepada para pelanggar tersebut meliputi teguran tertulis, pembatasan kegiatan, hingga penghentian paksa atau penyegelan lokasi.
“Sebagai bagian dari pengendalian pembangunan dan operasional lapangan padel, kami telah melakukan tindakan administratif terhadap sejumlah lapangan padel di DKI Jakarta. Hingga awal Maret 2026, tercatat 206 lapangan padel telah dilakukan penindakan di berbagai wilayah Jakarta,” ujar Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta, Vera Revina Sari, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Berdasarkan hasil pendataan mutakhir, fenomena olahraga yang sedang digandrungi ini telah memicu kemunculan 397 lapangan di wilayah DKI Jakarta.
Ironisnya, dari total jumlah tersebut, sebanyak 185 lokasi atau 46,6 persen tercatat masih bodong alias belum mengantongi perizinan resmi.
Wilayah Jakarta Selatan menjadi kawasan dengan lapangan padel terbanyak, yakni mencapai 206 lokasi, di mana 107 di antaranya terbukti tidak berizin.
Adapun sanksi penyegelan hingga pembatasan yang dijatuhkan menyasar 110 lokasi di Jakarta Selatan, 40 lokasi di Jakarta Timur, 31 lokasi di Jakarta Barat, 18 lokasi di Jakarta Utara, serta 7 lokasi di Jakarta Pusat.
Penertiban masif ini dipicu oleh polemik operasional lapangan padel di kawasan padat penduduk yang kerap mengganggu kenyamanan warga sekitar akibat polusi suara atau kebisingan.
Pihak Dinas Citata juga berjanji akan langsung menindaklanjuti arahan pimpinan untuk mengevaluasi jam operasional lapangan yang nekat beroperasi di tengah permukiman warga.
Baca Juga: Isu Penutupan Selat Hormuz Picu Panic Buying, Pramono Anung Jamin Stok BBM Jakarta Aman
“Data ini menunjukkan masih terdapat lapangan padel yang belum memiliki perizinan. Kami akan melakukan pembinaan dan pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku, serta berkoordinasi dengan lintas perangkat daerah sebagaimana arahan pimpinan,” kata Vera lagi.
Langkah evaluasi perizinan dan tata ruang ini dinilai sangat esensial demi memastikan antusiasme masyarakat dalam berolahraga tetap terfasilitasi tanpa mengorbankan ketenteraman lingkungan.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, juga telah mewanti-wanti seluruh pengelola lapangan padel untuk senantiasa patuh terhadap aturan perizinan serta mengedepankan toleransi bermasyarakat.
Berita Terkait
-
Isu Penutupan Selat Hormuz Picu Panic Buying, Pramono Anung Jamin Stok BBM Jakarta Aman
-
Jalan Berlumpur Setu Babakan Bikin Wisata Anjlok, Pemprov DKI Akhirnya Turun Tangan!
-
Aturan Baru Lapangan Padel di Jakarta: Jarak ke Pemukiman Minimal 160 Meter, Lebar Jalan 15 Meter
-
2 Lapangan Padel di Jakut Mendadak Disegel! Ini Alasannya
-
Satu Lagi Lapangan Padel Bodong Disegel, Kini Giliran di Jakarta Selatan
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
-
Tak Terbukti Lakukan Tindak Pidana, Delpedro Dkk Divonis Bebas!
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
Terkini
-
Inovasi Teknologi Canggih Singapore Airlines Menjawab Tantangan Perubahan Iklim Dunia
-
Ahli BPK Bongkar Dugaan Penyimpangan di Sidang Praperadilan Kasus Kuota Haji
-
Jaksa Dilarang Kasasi, Menko Yusril Nyatakan Nasib Delpedro Cs Kini Final Setelah Putusan PN Jakpus
-
Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah
-
Prabowo Diteriaki 'Penakut' oleh Massa Aksi Demonstrasi Tolak BoP
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman, Minta Masyarakat Tak Panic Buying: Suplai Lancar!
-
Kemlu: Timur Tengah Bergejolak, Pembahasan Board of Peace Ditangguhkan Sementara
-
Viral! Pemotor Lawan Arah di Pondok Labu Ngamuk Sambil Genggam Batu Saat Ditegur Warga
-
BPK Jelaskan soal Kerugian Keuangan Negara dalam Sidang Praperadilan Gus Yaqut di PN Jaksel