Pada tahun 1950-an, jumlah Harimau Jawa sebenarnya sudah sangat kritis, hanya tersisa 25 ekor.
Pemerintah sudah berupaya menyelamatkan spesies ini dengan membangun taman margasatwa dan taman nasional. Namun, populasi Harimau Jawa terus menurun.
Pada tahun 1972 diketahui hanya ada tiga ekor yang tersisa dan hidup di Taman Nasional Meru Betiri.
Pada tahun 2000, penelitian intensif dilakukan di Meru Betiri melibatkan puluhan tenaga terlatih yang diperlengkapi dengan berbagai peralatan mumpuni untuk mencari tahu apakah memang benar masih ada Harimau Jawa yang tersisa.
Hasilnya nihil, sehingga spesies Harimau Jawa ini tetap dinyatakan punah.
Berbagai pengakuan dan klaim dari banyak pihak yang mengaku melihat jejak-jejak Harimau Jawa hingga saat ini belum bisa dibuktikan.
Dengan semakin sempitnya ruang hidup, memang tak mengagetkan jika spesies ini mengalami kepunahan.
Tikus Hidung Panjang
Tikus Hidung Panjang adalah spesies tikus endemik yang dahulu tinggal di Pulau Flores.
Baca Juga: Diadang Kawanan Harimau di Hutan, Empat Warga Solok Lolos Dari Maut
Nama ilmiah dari spesies ini adalah Paulamys Naso.
Walau banyak polemik yang beredar tetapi merujuk pada ketetapan IUCN (International Union for Conservational Nature), Tikus Hidung Panjang Flores dinyatakan punah pada tahun 1996.
Tikus Gua Flores
Tikus Gua tergolong sebagai hewan pengerat dan dulu hidup di daerah barat Pulau Flores.
Binatang imut dengan nama ilmiah Spaleomys Florensis ini masih berkerabat erat dengan Tikus Hidung Panjang Flores.
Sama seperti kerabat dekatnya, Tikus Gua Flores akhirnya punah diduga karena lemahnya kemampuan beradaptasi dan perburuan oleh manusia.
Berita Terkait
-
Diadang Kawanan Harimau di Hutan, Empat Warga Solok Lolos Dari Maut
-
Miris! Harimau Sumatera Mati Kena Jerat di Area Konsesi Perusahaan di Riau
-
Kasihan! Harimau Sumatera Mati Terjerat
-
Melihat Aksi Harimau Sumatera di Kebun Binatang Ragunan Secara Virtual
-
Diadang Tiga Harimau Sumatera, Enam Warga Berhasil Selamat dari Maut
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan