Suara.com - Bilik isolasi mandiri di Balai Latihan Kesenian, Tanah Abang, Jakarta Pusat kini sudah tidak ditempati warga yang dianggap terpapar virus Corona.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi pada pukul 14.30 WIB, Jumat (29/5/2020) tampak Gedung Balai Latihan Kesenian, Tanah Abang terlihat sepi dari adanya aktivitas.
Terlihat gerbang gedung juga tampak ditutup rapat dari luar. Sementara itu hanya terlihat adanya satu petugas yang berjaga di gedung tersebut.
Menurutnya, sudah tidak ada lagi warga yang menjalani isolasi di bilik yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta tersebut.
"Sudah kosong pak dari 4 hari yang lalu," kata penjaga gedung yang tak mau disebutkan namanya tersebut saat ditemui di Gedung Balai Latihan Kesenian, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Terpisah, Kepala Puskesmas Tanah Abang, Sari Ulfa membenarkan bahwa Gedung Balai Latihan Kesenian kini sudah kosong dan tak ditempati warga yang melakukan isolasi.
"Setahu saya itu semua sudah kosong. Yang positif memang kami rujuk. Nah, kemudian yang sisanya yang negatif kalau bisa di rumah ya memadai mengikuti protokol kesehatan ya sudah. Setahu saya sudah kosong," kata Sari.
Sebelumnya, ada 13 pasien terkait kasus virus corona Covid-19 yang diinapkan di bilik itu.
Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu mengatakan dari 13 orang, tiga di antaranya dinyatakan positif Covid-19. Mereka adalah dua dari lima penghuni bilik pertama dari Kelurahan Kebon Melati yang dinyatakan reaktif corona hasil rapid test.
Baca Juga: Iman Brotoseno Klaim Tak Pernah Tulis soal Pornografi di Majalah Playboy
Setelah kelimanya melakukan swab test, pada Selasa (19/5/2020) lalu, dua orang dinyatakan positif corona. Sementara hasil tes milik dua orang lainnya belum keluar.
"Iya, dua positif tiga belum. Mungkin hari Senin hasilnya," ujar Yassin saat dihubungi, Jumat (22/5/2020).
Berita Terkait
-
Tunjangan PNS DKI Dipotong di Tengah Pandemi, Anies: Jangan Lemah!
-
Usai Lebaran, Jumlah Pasien Positif Corona 29 Mei Naik Jadi 25.216 Orang
-
Polisi Periksa Abu Janda Terkait Kasus Ujaran Kebencian
-
Jelang New Normal, Kasus Corona RI Melesat Jadi 25.216 Pasien, 6.492 Sembuh
-
Tolak Usulan Pangkas Dana Bansos, Anies Pilih Kurangi TKD PNS Saat Pandemi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara