Suara.com - Seorang sopir mini bus, Bambang Pamungkas masih hidup setelah mengalami kecelakaan hebat di Tol Cawang, Senin (1/6/2020). Mobil Bambang Pamungkas terguling.
Mobil Bambang Pamungkas terguling di Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur, Senin siang tadi. Mobil Bambang Pamungkas terguling usai menabrak pembatas jalan.
Kronologi kejadian berawal saat mobil melaju dari arah utara ke selatan melalui Jalan Raya DI Panjaitan.
"Kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi. Sesampainya di depan gedung Wika, diduga kurang waspada sehingga menabrak pembatas jalan," kata Kanit Laka Lantas Polrestro Jakarta Timur AKP Agus Suparyanto, di Jakarta.
Bambang Pamungkas adalah seorang sopir mini bus bermuatan kabel optik. Minibus bernomor polisi B 9245 TCH sedang dikendarai oleh Bambang Pamungkas terguling tepat di depan Gedung Wika arah Jatinegara sekitar pukul 11.30 WIB.
"Kendaraan menabrak pembatas jalur bus TransJakarta lalu terguling," ujar Agus.
Akibat kecelakaan tersebut kendaraan tersebut mengalami kerusakan.
"Korban nihil hanya kerusakan bodi mobil di bagian depan dan samping," katanya.
Saat peristiwa itu berlangsung, kata Agus, situasi jalan sedang sepi sehingga tidak berdampak pada pengendara lain.
Baca Juga: Ngebut hingga Terguling, Bambang Pamungkas Tabrakan Diduga Tak Fokus Nyetir
Bangkai kendaraan telah dievakuasi dan dibawa polisi sebagai barang bukti kecelakaan.
"Saat ini sedang dalam pemeriksaan kami," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR
-
Bye-bye Tiang Monorel! Rasuna Said Bakal Punya Trotoar Estetis dan Jalur Sepeda Modern
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
Tok! Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak
-
Menkeu Purbaya Dapat Gift Paus Saat Live TikTok, KPK: Kalau Ragu Lapor, Ingat Jenderal Hoegeng
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara