Suara.com - Muncul klaster baru atau sumber penularan virus corona di Kota Batam, Kepulauan Riau. Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Batam merilis 11 kasus positif baru, Rabu (3/6/2020) kemarin. Sehingga secara kumulatif, total pasien Covid-19 Kota Batam mencapai 151 orang.
Berikut detail 11 pasien baru yang terkonfirmasi:
Pasien nomor 141 Kota Batam yang merupakan seorang perempuan berusia 25 tahun. Ia beralamat di kawasan ruko terowongan Sei Panas. Diketahui pasien ini juga merupakan ibu kandung dari pasien nomor 133 Kota Batam.
Sebelumnya, suami wanita itu meninggal dunia secara mendadak, dengan riwayat keluhan batuk diserta demam dan sesak nafas.Ia dan anaknya akhirnya dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan.
“Pada swab pertama hasilnya negatif, dan dilakukan swab ulang, dan hasilnya positif,” ujar Ketua Tim Gugas, Muhammad Rudi dalam siaran pers yang diterima Batamnews, Rabu (3/6/2020).
Kemudian pasien 142 Kota Batam merupakan seorang laki-laki berusia 30 tahun. Ia merupakan adik kandung pasien nomor 100, mereka berjumpa pada silaturahmi lebaran Idulfitri.
Dengan transmisi lokal ini, sehingga muncul klaster baru dinamakan klaster TGR. Diambil dari nama inisial pasien nomor 100.
Pasien nomor 143 Kota Batam, merupakan seorang laki-laki berusia 29 tahun. Ia berlamat di perumahan Sukajadi, dan diketahui merupakan adik ipar pasien nomor 100. Mereka juga berjumpa pada silaturahmi lebaran Idulfitri.
Selanjutnya keponakan pasien nomor 100 juga terkonfirmasi positif, mereka juga berjumpa pada momen silaturahmi Idulfitri. Pasien ini ditetapkan sebagai pasien nomor 144 Kota Batam, merupakan seorang anak perempuan berusia 4 tahun.
Baca Juga: Ditularkan Pembeli, 2 Pedagang Pasar Tos 3000 Positif Corona
Selanjutnya dari hasil tracing juga diperoleh ibu mertua pasien nomor 100 terkonfirmasi positif, ia merupakan pasien nomor 145 Kota Batam dan berusia 52 tahun.
Pasien nomor 146 Kota Batam, merupakan seorang laki-laki berusia 49 tahun. Ia merupakan seorang pedagang di Pasar Tos 3000, dan beralamat di kawasan perumahan Glory View, Batam Kota. Ia diketahui merupakan ayah kandung dari pasien nomor 131 Kota Batam, yang istrinya merupakan jemaat HOG Eden Park.
Selanjutnya pasien nomor 147 Kota Batam, merupakan seorang perempuan berusia 38 tahun, berlamat di kawasan perumahan Diamond Palace, Batam Kota. Ia diketahui pernah hadir dalam acara takziah meninggalnya Ian Alexander, salah seorang warga di Palm Spring yang sebelumnya berstatus PDP.
Pasien nomor 148 Kota Batam masih tergabung klaster HOG Eden Park, Ia merupakan seorang perempuan berusia 68 tahun, teman dari pasien nomor 108 Kota Batam.
Kemudian pasien nomor 149, merupakan seorang perempuan berusia 29 tahun, beralamat di perumahan Sukajadi. Diketahui pasien ini merupakan istri dari pasien nomor 100 Kota Batam, sehingga masuk dalam klaster TGR.
Selanjutnya pasien nomor 150 Kota Batam, merupakan seorang perempuan berusia 34 tahun. Ia pernah berobat ke UGD RS Awal Bros dengan keluhan demam.
Kemudian Ia diberi pengobatan rawat jalan dan diedukasi untuk karantina mandiri di rumah. Ia diambil sampel swabnya dan hasilnya terkonfirmasi positif.
Terakhir pasien nomor 151 Kota Batam, merupakan seorang pria berusia 46 tahun, beralamat di kawasan perumahan Griya Permai. Ia merupakan pedagang di Pasar Toss 3.000.
Kasus ini diketahui setelah pengembangan pasien nomor 79, yang sering belanja ke pasar tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam