Suara.com - Seorang pria di India memutuskan untuk membeli mobil setelah tak kunjung mendapatkan tiket kereta untuk pulang ke kampung halaman, meski telah menunggu selama tiga hari.
Menyadur Gulf News, Kamis (4/6/2020), Lallan, merupakan seorang pelukis di Ghaziabad, Uttar Pradesh, yang terdampak lockdown untuk menekan sebaran virus corona di India.
Tak mau terus dirundung ketidakpastian di kota dengan keuangan yang semakin berkurang, Lallan pun memutuskan untuk pulang kampung, membawa serta semua anggota keluarganya.
Ia dan keluarganya pun memilih untuk naik kereta. Namun sayangnya, tiket kereta selalu habis. Padahal mereka telah menunggu di stasiun selama tiga hari.
Hingga pada hari ke-empat, Lallan pun memutuskan untuk membeli sebuah mobil supaya bisa segera mencapai rumah di Gorakhpur.
Lallan bergegas ke bank dan menarik semua tabungannya sebanyak 190 ribu rupee (Rp 35.550.665) dan menggunakan 150 ribu ribu (Rp 28.064.779) untuk membeli sebuah mobil bekas.
Pria yang sempat memilih untuk tinggal di kota dan menunggu hingga masa pembatasan selesai ini telah memutuskan tidak akan kembali ke tempat perantauannya.
"Ketika lockdown terus diperpanjang, saya pikir akan lebih aman bagi saya dan keluarga unutk kembali ke desa kami," ujar Lallan.
"Namun, kami melakukan beberapa upaya untuk mendapatkan tiket bus dan kereta api tetapi gagal," katanya terkait apa yang dilakukan sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli mobil.
Baca Juga: 402 Kg Sabu Asal Iran Disita di Sukabumi, Transaksi di Samudera Hindia
Selain itu, imbuhnya, bus tidak terlalu ia prioritaskan mengingat kendaraan ini selalu penuh. Lallan khawatir keluarganya akan terinfeksi virus corona jika mereka melakukan perjalanan tanpa menerapkan jaga jarak sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Awas Macet! Ribuan Aparat Gabungan Kawal Demo Mahasiswa Hari Ini: DPR hingga Monas Dijaga Ketat
-
Aksi Demo Bertajuk 'GATAL', GMNI Kepung DPR Siang Ini: Rezim Prabowo-Gibran Gagal Total!
-
Demo di Istana Siang Ini! Mahasiswa UBK Bawa 6 Tuntutan: Stop MBG hingga Tolak Militerisme
-
AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Donald Trump: Biarkan Minyak Mengalir!
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda