Suara.com - Untuk melindungi diri dari penularan Covid-19, selain memakai masker warga kekinian menggunakan face shield atau pelindung wajah.
Face shield yang berbentuk topi transparan diyakini menjadi alat pelindung diri (APD) yang ampuh menangkal Covid-19.
Alat itupun telah dijual bebas di pasaran sehingga siapapun dapat memilikinya.
Semenjak diminati warga, inovasi face shield menjamur. Terkini yakni topi SD face shield yang menjadi sorotan.
Hal itu terlihat lewat unggahan akun Instagram @newdramaolshop, Selasa (6/9/2020).
Dalam unggahan tersebut tampak kolase foto yang menampilkan topi SD berwarna merah yang dilengkapi face shield. Seorang kemudian memamerkannya ke hadapan kamera.
Sementara itu, dalam foto lain terlihat sejumlah foto topi SD face shield tergelatak di lantai. Di sampingnya terlihat pula topi biru face shield yang diduga diperuntukkan untuk anak SMP.
Melihat hal itu, publik menduga bahwa kemunculan topi SD face shield digunakan untuk menyambut tatanan kehidupan baru atau new normal.
"Cah (Anak --red) sekolah siap menyambut new normal," tulis @newdramaolshop, seperti dikutip Suara.com, Selasa (6/5/2020).
Baca Juga: Gaya Modis Jubir Covid-19 Reisa Broto Asmoro dan 4 Berita Populer Lainnya
Warganet lain yang melihat topi SD face shield ramai mempertanyakan harganya.
"Berapaan kak?" tanya @faras***.
"Cek harga gan," timpal @iin.doa***.
Sementara itu ada pula warganet yang justru memberikan komentar sinis tentang topi SD face shield tersebut.
"Di kelas tidak boleh pakai topi," ungkap @mlukmannhak****.
"Dan sebenarnya mereka aja masuk lagi tahun 2021. Jadi gak kepakai lagi dah tuh karena corona dah hilang. Insya Allah," kata @gea***.
Hasil penelusuran Suara.com, topi SD face shield muncul di sejumlah e-commerce. Misalnya di Shopee, topi itu dijual seharga Rp 75 ribu, sedangkan di Tokopedia dibanderol Rp 45 ribu.
Berita Terkait
-
Kemenparekraf Bahas Kesiapan Indonesia Masuk New Normal untuk Pasar India
-
Sebelum New Normal, 4 Destinasi Wisata Ini Sudah Ramai Pengunjung
-
Hari ke-2 Transisi New Normal, Kalibata Menuju Pasar Minggu Macet Parah
-
Jika Vaksin Ditemukan Ekonomi Indonesia Bisa Bangkit, Tapi Kapan?
-
Ingin Liburan ke Tanah Lot, Bali, Catat Dulu Aturan New Normal Terbaru
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Krisis Pakan Ternak Tiap Kemarau, Negara Diminta Tak Lepas Tangan Soal Infrastruktur Air
-
Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?
-
Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur
-
5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi