Suara.com - Sebuah video yang menunjukkan pria berwajah Asia menghajar pria bule menjadi viral. Bahkan pria yang menghajar bule itu disebut berasal dari Indonesia. Meski begitu, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) tidak dapat membenarkannya.
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan seluruh perwakilan yang ada di Amerika Serikat.
Bahkan, perwakilan Kemenlu sampai melakukan pendalaman untuk memverifikasi kabar kalau pria yang viral itu berasal dari Indonesia.
"Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh perwakilan kita yang ada di Amerika Serikat perwakilan kita untuk melakukan pendalaman terhadap video tersebut," kata Judha dalam konferensi pers yang disampaikan secara virtual, Rabu (10/6/2020).
Bukan hanya koordinasi dengan seluruh perwakilan RI, pihak Kemenlu pun berupaya untuk mencari informasi ke jaring komunitas warga Indonesia yang ada di negeri Paman Sam tersebut.
Namun setelah melakukan penelusuran, Judha menyebut tidak ada satu pihak pun yang bisa meyakini pria dalam video tersebut merupakan warga negara Indonesia (WNI).
"Saat ini kita tidak dapat mengkonfirmasi bahwa yang bersangkutan adalah warga negara Indonesia," tuturnya.
Untuk diketahui, sebuah video seorang pria berwajah Asia menghajar seorang pria bule viral di jagad maya. Salah seorang Profesor yang merupakan alumni UGM juga sempat mengungahnya dengan menyebut pria berwajah asia tersebut sebagai mahasiswa Indonesia.
Dari video yang dibagikan akun Hustle_NBA tampak seorang pria berwajah asia yang mengenakan pakaian serba hitam tampak tengah adu mulut dengan seorang pria bule di pinggir jalan.
Baca Juga: Pemuda Asia Pukul Roboh Pria Rasis di AS
Tak berapa lama keduanya pun terlibat adu pukul. Pria bule yang beberapa kali berusaha menyerang sosok pria asia tersebut akhirnya tersungkur jatuh di pinggir jalan usai menerima bogem mentah.
Video singkat itu pun sempat diunggah oleh salah seorang alumnus Komunikasi Fisipol UGM Henry Subiakto. Lewat akun Twitternya, Guru Besar Komunikasi Universitas Airlangga tersebut mengunggah ulang dan menambahkan keterangan bahwa sosok pria berwajah asia tersebut merupakan seorang mahasiswa asal Indonesia.
Berita Terkait
-
Pemuda Asia Pukul Roboh Pria Rasis di AS
-
Heboh Video Pria Asia Pukul KO Bule Amerika dan 5 Berita Viral Lainnya
-
Viral Pria Asia Pukul KO Bule Rasis di Amerika, Netizen Ragu Itu Orang Indo
-
Dikejar Anjing, Turis Asal Inggris Terjebak di Dalam Sumur Selama 6 Hari
-
Nyeleneh Banget, Kompilasi Aksi Ajaib Para Bule ketika Liburan di Bali
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Pesan Keras Prabowo di Kandang NU: Jangan Ada Dendam, Mari Bersatu Demi Rakyat
-
Viral CCTV Pria Diduga Gendong Mayat di Tambora, Polisi Turun Tangan
-
Prabowo Janji Sediakan Lapangan Kerja dan Jutaan Rumah Murah, Ini Rencana Lengkapnya!
-
Prabowo Ungkap Dana Umat Rp500 Triliun, Siap Bentuk Lembaga Pengelola Super?
-
Terbukti Lakukan Kekerasan, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Diskors 2 Semester dan Terancam DO
-
Ringankan Beban Orang Tua, Program Pendidikan Gratis Gubernur Meki Nawipa Disambut Positif
-
Prabowo di Mujahadah Kubro NU: Pemimpin Tak Boleh Dengki dan Cari-cari Kesalahan Orang Lain
-
Kampung Haji Segera Hadir, Prabowo Tekadkan Niat Tingkatkan Pelayanan dan Turunkan Biaya
-
Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali
-
KPK Hattrick Gelar OTT, Yudi Purnomo: Bukti Gaji Besar Tak Cukup Bendung Kerakusan Koruptor