Suara.com - Majalah mode Harper's Bazaar menunjuk Samira Nasr sebagai pemimpin redaksi pertama yang berasal dari ras kulit hitam. Hal ini baru pertama kali terjadi dalam 153 tahun sejarahnya di industri mode.
Menyadur CNN, Samira Nasr adalah wanita kulit hitam kelahiran Montreal. Ia sebelumnya menjabat direktur mode eksekutif di Vanity Fair dan akan menggantikan Glenda Bailey yang mengundurkan diri setelah 19 tahun memimpin redaksi Harper's Bazaar edisi AS.
Samira Nasr bukanlah nama baru dalam industri mode dunia. Ia pernah jadi bagian dari keluarga besar Hearst dan menjabat sebagai direktur mode Elle.
Kariernya dibangun dari asisten mantan direktur kreatif Vogue, Grace Coddington. Selain itu ia juga pernah menjadi direktur di majalah InStyle.
Dalam sebuah video singkat yang diunggah ke media sosial, ia menguraikan visinya untuk Harper's Bazaar.
"Sebagai putri kebanggaan seorang ayah Lebanon dan ibu Trinidadian, pandangan dunia saya luas dan berakar pada keyakinan bahwa representasi itu penting," kata Nasr.
"Lensa saya pada dasarnya penuh warna dan karenanya penting bagi saya untuk memulai babak baru dalam sejarah Bazaar dengan menyinari semua orang yang saya percaya adalah suara-suara inspiratif dari zaman kita."
Nasr juga menawarkan pesan solidaritas kepada para pengunjuk rasa dan aktivis yang turun ke jalan di seluruh Amerika setelah kematian George Floyds.
"Aku melihatmu, aku berterima kasih dan kuharap kita bisa bergabung untuk memperkuat pesan kesetaraan karena menyuarakan black lives matter," katanya.
Baca Juga: Berusia Matang, Deretan Wanita Cantik Ini Masih Eksis di Dunia Mode
Presiden Hearst, Troy Young mengatakan Nasr akan "terus mengembangkan merek sebagai batu ujian untuk fashion yang paling cerdas."
Terpilihnya Samira Nasr sebagai pemimpin redaksi Harper's Bazaar disambut antusias oleh tokoh-tokoh terkemuka di dunia mode.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal
-
Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar
-
Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun
-
Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat
-
Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!
-
Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus
-
Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat
-
Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman