Suara.com - Pasar Rawasari atau Pasar Rawa Kerbau yang berlokasi di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat terpaksa ditutup menyusul adanya temuan kasus Corona (Covid-19) di pasar tersebut.
Pantauan Suara.com pada Jumat (12/6/2020) pagi, seluruh kios yang berada di pasar tersebut tutup. Berdasarkan pengamatan mata dari bagian belakang pasar, terpampang sebuah banner pemberitahuan ihwal ditutupnya pasar.
"Dalam rangka pandemi Covid-19, Pasar Rawasari ditutup sementara selama tiga hari untuk dilakukan penataan ulang protokol kesehatan Covid-19. Atas perhatiannya, diucapkan terimakasih," demikian tulisan dalam banner yang dipasang oleh Kelurahan Cempaka Putih Timur.
Saat ini, akses masuk dari bagian depan pasar sudah ditutup. Terlihat juga beberapa petugas Satpol PP berjaga di depan pintu masuk Pasar Rawasari.
Suara.com juga berkesampatan berkeliling di dalam Pasar Rawasari. Melalui pintu belakang, kami akhirnya dapat menyaksikan kekosongan pasar saat ini.
Seluruh kios tampak ditutup oleh para pedagang. Misalnya saja kios penjualan daging, ikan segar, serta kebutuhan pokok lainnya.
Diketahui, sebanyak 14 pedagang di Pasar Rawa Kerbau Cempaka Putih terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani tes usap pada Kamis (5/6), Jumat (6/6) dan Senin (8/6). Pemeriksaan dilakukan oleh petugas medis dari Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih.
Jumlah kasus terkonfirmasi itu berasal dari dari total 522 pedagang di Pasar Rawa Kerbau. Tercatat 202 pedagang telah menjalani tes usap.
Para pedagang itu berdomisili di Cempaka Putih dan di luar Cempaka Putih yang terkonfirmasi positif COVID-19 rata-rata merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan selanjutnya menjalani isolasi mandiri.
Baca Juga: Lakukan Penipuan, Pedagang Seafood di Thailand Dihukum 1.446 Tahun Penjara
Berita Terkait
-
14 Orang di Pasar Cempaka Putih Kena Corona, Salah Satunya Cleaning Service
-
Takut Jalani Rapid Test, Sejumlah Pedagang di Pasar Argosari Ngacir Pulang
-
Ratusan Pedagang Pasar Ikuti Rapid Test di Sleman, 24 Orang Reaktif
-
Was-Was Jualan di Pasar Condongcatur, Soekarno Mulai Tenang Usai Rapid Test
-
Pasar Belum Pulih, Pedagang di Jogja Dapat Keringanan Retribusi Sampai Juni
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!