Suara.com - Ayah seorang anak perempuan berusia 8 tahun yang diperkosa pada April 2019 di ibukota Kurdistan Irak, Erbil, ditangkap pihak kepolisian pada Jumat (14/6/2020).
Menyadur Ekurd Daily, penangkapan itu dianggap sebagai upaya pihak-pihak tertentu untuk mendesak pria bernama Luqman Ismail agar membatalkan gugatannya.
Kasus tersebut dikabarkan menjadi pusat perhatian media massa setempat lantaran berbau ketidakadilan hukum yang justru menimpa korban.
Pengacara mengatakan Luqman Ismail ditangkap dengan tuduhan melanggar Pasal 2 UU Penyalahgunaan Perangkat Komunikasi, yang merupakan undang-undang federal.
"Sebelumnya, dia telah diperingatkan dua kali oleh [pengadilan], tetapi dia tahu bahwa hal itu adalah upaya untuk menekannya agar menarik kasus pemerkosaan putrinya," kata saudara perempuan Ismail, dikutip Ekurd Daily, Minggu (14/6/2020).
"Pasukan keamanan tidak mengatakan apa pun tentang alasan penangkapannya, tetapi saudara lelaki saya mengatakan sebelumnya bahwa dia telah dipanggil oleh (pengadilan) karena dia menyebutkan nama beberapa pejabat."
UU Penyalahgunaan Perangkat Komunikasi disebut kerap digunakan pemerintah dan pejabat untuk mengintimidasi orang-orang di Kurdistan Irak yang memposting kritik di media sosial.
Ironisnya, ketika ayah korban pemerkosaan dipenjara. Tiga orang pelaku justru mendapat keringanan hukum.
Tiga tersangka yang menculik dan memerkosa gadis itu hanya dipenjara dalam waktu singkat, bersama kedua kaki tangannya. Mereka sempat dbebaskan dengan jaminan oleh pihak berwenang.
Baca Juga: Gegara Pandemi, Lelaki China Alami Kenaikan Berat Badan Lebih dari 100 Kg!
Para pelaku yang sempat ingin kembali menculik gadis malang tersebut, kekinian kembali ditangkap polisi, setelah adanya protes atas penanganan kasus tersebut.
Ismail kepada saudara perempuannya, sempat mengatakan bahwa keluarganya terus mendapat tekanan untuk membatalkan kasus tersebut sejak bulan Febrruari 2020, sebelum dirinya ditangkap.
"Kami belum melihat saudara lelaki saya dan kami tidak tahu di mana dia ditahan," kata saudara perempuan Ismail.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB
-
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara