Suara.com - Nama komika Bintang Emon menjadi sorotan publik usai membuat video roasting terhadap kasus penyidik KPK senior Novel Baswedan berujung diserang oleh buzzer. Banyak publik yang penasaran dengan sosok Bintang Emon, ini profil Bintang Emon selengkapnya!
Sosok Bintang Emon sendiri sudah tak asing lagi di dunia komedi. Pria kelahiran 5 Mei 1996 ini memulai peruntungan di dunia hiburan dengan bergabung di komunitas Stand Up Indo Bandung pada awal 2014.
Tiga tahun berselang, ia memberanikan diri mengikuti ajang Stand Up Comedy Academy musim ketiga pada 2017. Lawakan khas berhasil membawanya menjadi juara.
Pemilik nama lengkap Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra ini juga melebarkan sayap di dunia seni peran dengan membintangi film Milly dan Mamet: Ini Bukan Cinta Rangga (2018) dan Dua Garis Biru (2019).
Nama Bintang Emon semakin banyak dikenal oleh publik lewat konten #DPO atau Dewan Perwakilan Omel-omel yang dibuatnya.
Konten tersebut berisi kritik, omelan, keluh kesah mengenai isu-isu yang ramai diperbincangkan.
Bentuk protes tersebut dibalut dengan komedi berdurasi antara satu hingga tiga menit. Konten tersebut menyedot banyak perhatian publik.
Konten DPO pertama ia unggah pada 27 Desember 2019. Dalam video itu, Bintang Emon mengeluhkan perilaku merokok sambil berkendara.
Salah satu konten DPO yang semakin membuatnya dikenal khalayak adalah konten mengenai virus corona.
Baca Juga: Bintang Emon Diserang Buzzer Gegara Sentil Kasus Novel Baswedan?
Bintang Emon berhasil membungkus pesan social distancing dibalut dengan komedi yang ringan sehingga mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Terbaru video roasting Bintang Emon kembali menjadi bahan perbincangan publik. Video berisi kritik atas hukuman satu tahun terhadap pelaku penyiraman air keras Novel Baswedan membuat Bintang Emon menjadi incaran buzzer.
Bintang Emon mendapatkan serangan bertubi-tubi dari buzzer. Para buzzer menuduh Bintang Emon sebagai seorang pemakai narkoba jenis sabu.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Kecewa Disebut 'Biang Kerok' kalau Ada Keracunan, Mitra BGN Ancam Gembok Dapur Secara Nasional
-
Prabowo dan Luhut Bahas Ketahanan Ekonomi, GovTech Dipercepat agar Bansos Lebih Tepat Sasaran
-
Prabowo Hanya Mengangguk Dapat Laporan Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik
-
Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi
-
Pembongkaran JPO Tendean Selesai, Jalur Arah Pancoran Mulai Dibuka
-
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim
-
Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?
-
Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual
-
Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?
-
Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat